Pohon tumbang di tepi Jalan Raya Ngoro–Trawas, Dusun Sendang, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, tumbang. (Martda Vadetya/JPRM)
JawaPos.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Selasa (27/2) malam hingga dini hari, membuat pohon besar di tepi Jalan Raya Ngoro–Trawas, Dusun Sendang, Desa Penanggungan, Kecamatan Trawas, tumbang.
Dilansir Radar Mojokerto (JawaPos Grup), Kamis (29/2), pohon berukuran jumbo itu tumbang di pagi hari, yakni pada Rabu (28/2).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Mojokerto Abdul Khakim menjelaskan, pohon jenis bulu di wilayah Perhutani ini dilaporkan tumbang sekitar pukul 07.00 WIB.
Menurutnya, panjang pohon itu mencapai 8 meter. ”Ukuran pohon termasuk besar, diameternya sekitar 200 sentimeter (cm),” ungkapnya, Rabu (28/2).
Tumbangnya pohon itu, menurut Khakim membuat akses jalan disekitar menjadi tertutup. Parahnya, pohon itu juga diketahui menimpa salah satu warung milik warga disana.
Untungnya, pada saat kejadian warung tengah tutup. Ruas jalur wisata sekitar pun tengah sepi dari pengendara. Sehingga, dipastikan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa ini.
”Saat kejadian warungnya tutup dan jalan masih sepi. Kerugian materi dari kerusakan warung ditaksir sekitar Rp 40 juta,” ujar Khakim.
Lebih lanjut Khakim mengungkapkan, selain gegara hujan deras, peristiwa ini timbul akibat kondisi akar pohon yang sudah lapuk. Alhasil, tidak mampu menahan beban pohon pasca diguyur hujan sejak Selasa (27/2) petang.
”Karena guyuran hujan intensitas sedang yang berdurasi lama tersebut tanah di sekitar lokasi juga menjadi labil,” jelasnya.
Tak lama setelah laporan diterima, petugas gabungan BPBD Kabupaten Mojokerto, TNI, Polri, Perhutani, DLH hingga relawan langsung gerak cepak mengevakuasi batang pohon tersebut.
Untuk bisa mengevakuasi pohon jumbo tersebut, Khakim menyebut tim membutuhkan waktu yang cukup lama. Bahkan, saking besarnya pohon, proses evakuasi harus disambung hingga hari ini.
”Untuk evakuasi dilanjut besok (hari ini) karena ukuran pohon yang besar. Sampai sore ini sudah 75 persen, motor sudah bisa lewat. Untuk mobil sementara masih belum bisa lewat karena jalur ini juga sedang ditutup karena ada pembangunan jembatan di Desa Kedungudi,” ungkapnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
