Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 29 Februari 2024 | 12.28 WIB

Penjelasan Pertamina EP Zona 7 Soal Target Produksi Minyak dan Gas pada 2024 Serta Temuan 4 Sumur Migas Baru

Senior Manager Production and Project PEP Zona 7 Sakti Parsaulian saat menjelaskan target 2024 di kantor Pertamina EP Zona 7, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/2). - Image

Senior Manager Production and Project PEP Zona 7 Sakti Parsaulian saat menjelaskan target 2024 di kantor Pertamina EP Zona 7, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/2).

JawaPos.com - Pertamina Eksplorasi Produksi (EP) Zona 7 yang berkedudukan di Cirebon menargetkan produksi minyak bumi pada 2024 mencapai 12.603 barrel oil per day (BOPD). Hal ini berdasarkan Rancangan Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) maupun work program and budget (WP&B) bersama SKK Migas.

"Kami berkomitmen untuk produksi minyak 12.603 BOPD dan gas sebesar 220,26 (MMSCFD) pada 2024 ini," ujar Senior Manager Production and Project PEP Zona 7 Sakti Parsaulian dalam acara kunjungan media nasional di Kantor PEP Zona 7, Cirebon, Jawa Barat, Rabu (28/2).

Sakti menjelaskan bahwa untuk komitmen produksi dengan SKK secara WP&B perseroan, terdapat komitmen produksi minyak sebesar 12.706 BOPD dan gas sebesar 232,59 MMSCFD. Target tersebut nantinya bakal dilakukan melalui beberapa kegiatan, salah satunya adalah dengan melakukan pengeboran 19 sumur.

"Hal itu dicapai dengan melakukan kegiatan pengeluaran. Pengeboran kita ada 19 sumur dan targetnya sebesar 1.203 BOPD untuk minyak, dan gasnya sebesar 14,58 MMSCFD," ujarnya pula.

Sakti menambahkan bahwa sesuai dengan WP&B, kegiatan pengeboran akan dilakukan pentajakan sumur sebanyak 24. Tajak adalah kegiatan awal membuat lubang sumur.

"Target produksi minyaknya 1.793 BOPD dan gasnya sebesar 13,37 MMSCFD. Jadi, cukup banyak juga target yang kami perlu kerjakan di tahun 2024 ini. Selain itu, kami juga ada target untuk work over," imbuh Sakti.

Sakti juga menjelaskan bahwa pada 2023 Pertamina EP Zona 7 berhasil memproduksi minyak 11.284 BOPD dan gas sebanyak 233,29 MMSCFD. “Secara target, untuk produksi kami pada 2023 tercapai. Untuk gasnya itu mencapai 100 persen dari target, dan minyaknya tercapai 99 persen,” pungkas Sakti.

Sementara itu, Pertamina EP Zona 7 mengatakan bahwa temuan sumber cadangan minyak dan gas (migas) di wilayah Jawa Barat masih dalam proses evaluasi teknis, sehingga jadwal produksi masih tentatif. “Kami masih melakukan evaluasi teknis dengan tim eksplorasi dan tim development. Tentunya nanti kami akan mengajukan untuk koordinasi dengan SKK Migas,” ujar Sakti Parsaulian.

Sakti menambahkan tim eksplorasi berhasil menemukan empat sumur di Jawa Barat yang menjadi sumber cadangan untuk migas yakni East Pondok Aren, Bambu Hijau, East Akasia Cinta, serta Akasia Prima. Dari keempat sumur tersebut, Akasia Prima sudah memasuki tahap put on production (POP) atau berproduksi.

Sakti memaparkan sejumlah tantangan yang dihadapi oleh tim eksplorasi dan tim development sebelum memutuskan untuk melanjutkan temuan ke tahapan produksi. Pertimbangan tersebut meliputi faktir ekonomi, sosial, dan regulasi. Ketika suatu sumur migas berlokasi di perkotaan yang di atasnya sudah banyak rumah penduduk, akan membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang cukup lama untuk mendapat izin.

Adapun yang melakukan pengajuan dan evaluasi terkait temuan sumur oleh tim eksplorasi dilaksanakan oleh kantor pusat. Oleh karena itu, SKK Migas selaku institusi yang bertugas melaksanakan pengelolaan kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi secara rutin melakukan monitoring pada proses pendalaman temuan sumber cadangan migas tersebut.

“Support yang kami berikan lebih ke monitoring dan melihat kendala-kendala apa saja yang mungkin dari SKK Migas bisa membantu,” kata Kepala Departemen Komunikasi SKK Migas Nyimas Rikani Fauziah.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore