Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 November 2022 | 06.37 WIB

Selama 2022, Ada 9 Ribu Wisatawan Asing ke Jawa Timur

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bromo. Istimewa - Image

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa di Bromo. Istimewa

JawaPos.com–Jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Timur dan juga tren keterisian kamar atau okupansi hotel terus meningkat sepanjang 2022.

Berdasar catatan Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Jawa Timur melalui Bandara Juanda pada periode Januari-September tercatat 34.470 kunjungan. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya mencatatkan angka 652 kunjungan wisman atau naik hingga 5.186,81 persen.

Berdasar data kabupaten/kota, pergerakan wisman di daerah tujuan wisata (DTW) pada Januari-September mencapai 35.427 kunjungan atau naik 433,14 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni sebanyak 6.645 kunjungan. Sedangkan pergerakan wisatawan Nusantara (wisnus), pada Januari-September sebanyak 47.725.334 atau naik 134,90 persen dibandingkan tahun sebelumnya pada periode yang sama yaitu 20.441.579.

”Sepanjang September ini saja, kurang lebih ada 9.152 kunjungan wisman yang masuk ke Jatim. Ini merupakan kunjungan terbanyak sejak Maret 2020. Fakta ini tentu sangat kita syukuri di tengah upaya Jawa Timur untuk bisa segera bangkit dari dampak akibat pandemi Covid-19,” ungkap Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya, Minggu (6/11).

Dalam hal okupansi hotel atau penginapan, Khofifah mengatakan rata-rata lama menginap tamu (RLMT) asing di hotel klasifikasi bintang selama September tercatat 2,80 hari atau terjadi peningkatan sebesar 0,70 poin jika dibandingkan dengan keadaan Agustus yang mencapai 2,10 hari. Untuk RLMT keseluruhan pada September sebesar 1,56 hari atau terjadi peningkatan sebesar 0,04 poin jika dibandingkan dengan keadaan Agustus.

Khofifah menyebut, Jawa Timur menjadi salah satu tujuan para wisatawan baik Nusantara maupun asing. Jawa Timur, memiliki banyak destinasi wisata. Di antaranya Kawah Ijen, Kawasan Wisata Bromo Tengger Semeru, Taman Nasional Alas Purwo, Kota Tua di Surabaya, Gili Iyang di Sumenep, Taman Nasional Meru Betiri, Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang.

Khofifah optimistis, tren pergerakan wisman akan terus meningkat dan menjadi pendorong bangkitnya sektor pariwisata di Jatim.

”Destinasi wisata di Jatim sangat lengkap, cantik, dan menarik. Wisata alam ada gunung, pantai, sungai, gua, kawah, danau, dan lain sebagainya. Ada juga destinasi budaya dan kuliner yang juga tidak boleh dilewatkan. Semua kalangan bisa healing dan menikmati berbagai destinasi wisata di Jatim, tinggal pilih sesuai kondisi. Jatim punya banyak destinasi yang indah,” ujar Khofifah.

Berdasar data dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jatim, pada 2022 daerah tujuan wisata di Jatim mencapai 1.316. Meningkat dari tahun lalu yang berjumlah 969 DTW. Dari 1.361 DTW, 449 di antaranya berbasis alam, 513 DTW buatan, dan 354 DTW berbasis budaya. Banyaknya DTW di Jatim ditunjang dengan 3.3.64 unit hotel, 7.889 rumah makan/restoran, 1.743 homestay, dan 1.792 usaha travel agent.

Pemprov Jawa Timur, lanjut Khofifah, berkomitmen untuk terus melakukan berbagai upaya untuk mendorong kebangkitan industri pariwisata. Salah satunya dengan aktif melakukan berbagai promosi di berbagai media dan event pariwisata dan budaya agar semakin banyak wisatawan yang datang dan berkunjung ke Jawa Timur.

Gubernur Khofifah mengajak semua pihak untuk memaksimalkan potensi destinasi wisata, utamanya yang mampu menjadi daya tarik wisman. Termasuk merevitalisasi sarana dan prasarana serta infrastruktur yang dinilai dapat meningkatkan kunjungan wisatawan untuk datang berkunjung.

”Kita maksimalkan potensi wisata. Kita upayakan lebih mudah aksesnya, sehingga akan menjadi daya tarik bagi wisatawan baik wisman atau wisnus,” papar Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore