
Rekaman CCTV di area lapangan futsal di kawasan Kuta saat terjadinya penyerangan kepada seorang anggota TNI.
JawaPos.com - Kericuhan dan kekerasan yang berujung jatuhnya korban luka terjadi di sebuah arena lapangan futsal kawasan Kuta Badung, Bali. Puluhan orang tak dikenal (OTK) tiba-tiba menyerang secara brutal anggota TNI berisinial SH. Situasi berubah menjadi mencekam lantaran puluhan OTK tersebut kembali lagi melakukan penyerangan dengan massa lebih banyak. Sebelumnya, mereka sempat pergi usai melakukan serangan pertama.
Diawali 10 orang, datang kedua kali bejumlah lebih banyak, diduga melibatka massa mencapi 30 orang. Mereka menyerang dan menyerbu secara brutal. Akibatnya, seorang terkapar dan mengalami luka.
"Ya, kami masih melakukan penyelidikan, untuk mencari kurang lebih 30 orang terduga pelaku," tegas sumber petugas dilansir Radar Bali (Jawa Pos Group).
"Bukankah hidup damai lebih baik ketimbang mempertontonkan aksi kebodohan dengan cara yang tidak dibenarkan di mata hukum," imbuh sumber dengan nada menyesalkan.
Dijelaskan, SH dan teman-teman mengira kurang lebih 10 pria itu sudah kabur. Belum sempat membawa korban ke RS, ternyata datang lagi massa lebih banyak, sekitar pukul 20.40. Kisaran 30 orang datang membawa senjata tajam lalu melakukan penyerangan secara brutal.
"Mereka melempar batu ke arah anggota TNI yang masih berada di dalam lapangan futsal," ucap sumber mengutip keterangan beberapa saksi mata.
Melihat warga mulai berdatangan, secara bersamaan, gerombolan penyerang melarikan diri ke arah selatan, sekitar pukul 20.55. "Setelah mendapatkan informasi ada aksi penyerangan, kami langsung ke lokasi. Namun situasi sudah dalam keadaan aman," sebut petugas.
Tim kepolisian telah memasang garis polisi di TKP, meminta keterangan saksi dan mengamankan dengan mengecek rekaman CCTV di area peristiwa. Petugas menyebut kepolisian telah mengantongi ciri-ciri beberapa orang terduga pelaku dan langsung dilakukan pengejaran.
Karena akibat ulah mereka, korban mengalami luka di kepala dan sudah menjalani perawatan medis. "Korban dibawa ke RS Bali Med Mahendradata," tutup sumber dimaksud.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
