Ilustrasi banjir.
JawaPos.com – Pada hari Selasa (6/2) kemarin, hujan lebat turun di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Hujan deras yang turun mengakibatkan beberapa titik di wilayah Sidoarjo terendam banjir. Salah satu yang terparah adalah di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru.
Diketahui sebanyak 15 RW dan 4 ribu KK yang terendam banjir dengan ketinggian rata-rata mencapai 30 sentimeter atau nyaris setinggi lutut orang dewasa. Hal tersebut mengakibatkan aktivitas warga ikut terganggu dengan tingginya genangan.
Dilansir dari Radar Sidoarjo (JawaPos Group) Wakil Bupati Sidoarjo Subandi langsung turun meninjau lokasi banjir pada hari Rabu (7/2). Ia mengatakan saat cuaca hujan dengan intensitas tinggi seperti saat ini pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo selalu mengupayakan agar warga tidak terus terkena banjir.
Menurutnya tidak sedikit juga rumah warga yang selalu terendam banjir. Dirinya telah menyampaikan kepada Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air (PUSDA) Provinsi Jawa Timur untuk segera menindaklanjuti musibah banjir yang sedang terjadi.
“Rumah warga sudah kemasukan air semua, semakin ke barat tingginya bahkan hampir 50 sentimeter,” ujar Subandi saat meninjau lokasi banjir di Desa Pepelegi.
Ia menambahkan saat ini kondisi air laut sedang naik, tetapi sungai yang seharusnya menjadi tempat jalannya air kondisinya masih dangkal akibat sedimentasi. Sehingga untuk menanggulanginya pihak Pemkab akan berupaya semaksimal mungkin dengan menyiapkan segala yang diperlukan.
Termasuk itu upaya normalisasi sungai, karena pihaknya telah berupaya dengan melakukan upaya pompa tetapi air malah kembali masuk ke titik lokasi banjir.
“Kita harus lakukan normalisasi karena meskipun dipompa airnya tetap masuk ke sini lagi. Jadi nggak bisa, apalagi saat musim hujan yang lebat seperti sekarang,” ungkapnya.
Maka dari itu untuk mencegah adanya potensi penyakit masyarakat akibat banjir yang terjadi, ia menyatakan sudah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sidoarjo untuk segera menyiapkan posko kesehatan di lokasi terdampak.
Ia juga mengatakan bahwa pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo sudah mendirikan dapur umum di setiap RW lokasi yang terdampak. Sehingga warga dapat memanfaatkan dapur umum tersebut untuk memasak.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
