Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 8 Februari 2024 | 01.21 WIB

Puskesmas di Kota Malang Berpotensi Buka 24 Jam Saat Hari Pemilu, Pj Wali Kota Minta Nakes Siaga Maksimal

Suasana di Puskesmas Janti, salah satu puskesmas yang akan disiagakan Pemkot Malang dalam hari pemungutan suara Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari mendatang. (Radar Malang)

JawaPos.com – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang berada di wilayah Kota Malang dipastikan bekerja lebih ekstra pada hari pemungutan suara Pemilu 2024 yakni tanggal 14 Februari mendatang.

Hal tersebut karena Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat meminta seluruh puskesmas untuk siaga dan berpotensi buka selama 24 jam.

Tujuannya yaitu untuk bersiaga ketika sewaktu-waktu ada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang kelelahan dan butuh perawatan medis.

Total ada sebanyak 16 puskesmas yang ada di Kota Malang dan hanya enam di antaranya yang selama ini beroperasi 24 jam karena punya layanan rawat inap. Sementara sepuluh puskesmas lainnya hanya buka sesuai jam kerja.

“Kami sudah menginstruksikan ambulans dan seluruh puskesmas untuk siaga pada tanggal 14 Februari besok. Mungkin tidak sampai 24 jam, tapi tergantung situasi. Intinya sampai proses pemungutan suara selesai di wilayah tersebut,” ujar Wahyu Hidayat seperti dilansir dari Radar Malang (JawaPos Group).

Ia mengatakan instruksi tersebut dilakukan untuk mendukung terselenggaranya proses pemungutan suara Pemilu 2024 agar terlaksana secara maksimal.

Selain itu, sebelum hari-H pemungutan suara Pemkot Malang juga telah membantu layanan pengurusan surat kesehatan di seluruh puskesmas yang ada di Kota Malang.

“Untuk lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS) kami imbau untuk menyewa gedung. Jangan menggunakan tenda, mengingat saat ini sedang musim hujan,” kata dia.

Sementaara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Husnul Muarif menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan sekitar 8.000 tenaga kesehatan (nakes) untuk bersiaga selama proses pemungutan suara dilaksanakan.

Para nakes itu berasal dari instansi swasta maupun fasilitas kesehatan pemerintah.

“Pendampingnya nanti ada beberapa opsi, misalnya di setiap TPS disediakan satu pos kesehatan atau hal seperti itu hanya berlaku di beberapa TPS saja. Masih akan kami koordinasikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore