Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Februari 2024 | 18.25 WIB

Kepolisian Pertimbangan Pembukaan Kembali Layanan Operasional RS Semen Padang Pasca Ledakan, Namun Terapkan Pembatasan Tertentu

Kondisi salah satu bagian ruangan RS Semen Padang yang rusak berat akibat ledakan pada Selasa (30/1)./Padang Express via Jawa Pos - Image

Kondisi salah satu bagian ruangan RS Semen Padang yang rusak berat akibat ledakan pada Selasa (30/1)./Padang Express via Jawa Pos

JawaPos.com - Polresta Padang Sumatera Barat mempertimbangkan pembukaan kembali layanan operasional Rumah Sakit Semen Padang yang lumpuh akibat ledakan pada Selasa sore (30/1).

Kapolresta Padang Kombes Pol Ferry Harahap menyatakan pertimbangan pembukaan kembali tersebut adalah pelayanan kesehatan terhadap masyarakat jangan sampai terhenti.

"Prinsipnya kita sepakat bahwa pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhenti, apalagi Rumah Sakit Semen Padang ini adalah rujukan dari pasien BPJS," ujar Kombes Pol Ferry, Rabu (31/1) malam seperti dikutip dari Antara.

Meskipun demikian, pembukaan kembali operasional RS Semen Padang juga mempertimbangkan berbagai opsi karena proses penyidikan juga masih berlangsung.

"Kami akan koordinasi dengan penyidik untuk mengetahui apakah bisa diterapkan sistem isolir, sehingga yang ditutup adalah tempat yang masih diperlukan untuk kepentingan penyidikan," imbuhnya.

Kapolresta melanjutkan bahwa nantinya yang akan dibuka dulu adalah area rumah sakit yang tidak menjadi tujuan pemeriksaan.

"Sedangkan tempat yang tidak menjadi objek pemeriksaan dan penyidikan dibuka kembali agar pelayanan terhadap masyarakat bisa kembali diberikan," ungkapnya.

Ia mengatakan sejak Rabu pagi hingga pukul 18.00 WIB, tim Laboratorium Forensik (Labfor) gabungan dari Polda Riau, Mabes Polri, Polda Sumbar serta Inafis Polresta Padang telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

"Pemeriksaan akan dilanjutkan Kamis (1/2) untuk mengetahui penyebab ledakan dari RS Semen Padang," kata Ferry.

Hingga Rabu malam operasional Rumah Sakit Semen Padang masih lumpuh total sejak terjadinya insiden ledakan pada Selasa (30/1) sore.

Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada ruangan lantai satu dan lantai tujuh rumah sakit, termasuk pecahnya kaca-kaca dan plafon yang runtuh.

Akibat kejadian itu puluhan pasien rawat inap terpaksa dirujuk ke sejumlah rumah sakit yang ada di Kota Padang.

Sebagai informasi, Rumah Sakit Semen Padang merupakan tempat rujukan pasien yang mendapatkan jaminan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Menurut Direktur Utama Rumah Sakit Semen Padang dr Selfi Farisha M.Kes, dalam satu hari, RS Semen Padang bisa melayani sekitar seribu pasien rawat jalan dan lebih dari seratus pasien rawat inap.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore