Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 3 September 2022 | 19.27 WIB

BPPTKG Catat Gunung Merapi 13 Kali Luncurkan Guguran Lava

Ilustrasi luncuran lava pijar Gunung Merapi. Andreas Fitri Atmoko/Antara - Image

Ilustrasi luncuran lava pijar Gunung Merapi. Andreas Fitri Atmoko/Antara

JawaPos.com–Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyebutkan, Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Jogjakarta itu mengeluarkan guguran lava sebanyak 13 kali. Itu terjadi selama pengamatan mulai 26 Agustus hingga 1 September.

”Pada pekan ini, guguran lava teramati sebanyak 13 kali ke arah barat daya dominan ke Sungai Bebeng dengan jarak luncur maksimal 2.000 meter,” kata Kepala BPPTKG Agus Budi Santoso seperti dilansir dari Antara di Jogjakarta, Sabtu (3/9).

Dia mengatakan, berdasar analisis morfologi dari foto udara dengan drone pada 29 Agustus di Stasiun kamera Tunggularum, Deles dan Ngepos, teramati adanya pertumbuhan kubah lava di bagian barat daya Merapi.

”Pada kubah barat daya teramati adanya pertumbuhan kubah, volume kubah terhitung sebesar 1.624.000 meter kubik. Sedangkan untuk kubah tengah sebesar 2.772.000 meter kubik,” ujar Agus Budi Santoso.

Intensitas kegempaan Merapi selama sepekan terakhir, menurut dia, dominan berupa gempa vulkanik dalam (VTA) sebanyak 589 kali yang mengindikasikan adanya aktivitas magmatik di kedalaman lebih dari 1,5 km dari puncak. Sementara itu, deformasi Gunung Merapi yang dipantau dengan menggunakan EDM dan GPS pada pekan ini menunjukkan laju pemendekan jarak sebesar 0,4 cm per hari.

”Pada pekan  ini tidak dilaporkan terjadi lahar hujan maupun penambahan aliran di sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi,” papar Agus Budi.

Hingga kini BPPTKG masih mempertahankan status Gunung Merapi pada level III atau siaga. Guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area dalam sektor selatan-barat daya yang meliputi Sungai Boyong (sejauh maksimal 5 km) serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng (sejauh maksimal 7 km).

Selain itu, guguran lava dan awan panas dari Gunung Merapi bisa berdampak ke area di sektor tenggara yang meliputi Sungai Woro (sejauh maksimal 3 km) dan Sungai Gendol (sejauh 5 km).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore