
BBKSDA Sumut bekerja sama dengan BBTNKS melepasliarkan dua harimau Sumatera di Zona Inti TNKS. Antara
JawaPos.com–Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumut bekerja sama dengan Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) melepasliarkan dua ekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) ke lokasi dalam zona inti Taman Nasional Kerinci, Jambi.
”Harimau Surya Manggala (jantan) dan Citra Kartini (betina) berumur lebih kurang 3,5 tahun dirawat di Suaka Satwa (Sanctuary) harimau Sumatera Barumun dan berhasil dilepasliarkan di dua lokasi dalam Zona Inti TNKS untuk menghindari inbreeding atau kawin kerabat yang dapat menurunkan kualitas genetis keturunannya,” kata Plt Kepala Balai Besar KSDA Sumut Irzal Azhar seperti dilansir dari Antara.
Irzal menyebutkan, pelepasliaran yang dilakukan pada Selasa dan Rabu (7-8/6), sekaligus sebagai momen memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 5 Juni. Pada 7 Juni, BBKSDA Sumut dan BBTNKS didukung dengan mitra berhasil melepasliarkan harimau Sumatera Surya Menggala dengan lancar.
”Lepas liar I, persiapan berjalan lancar dan akhirnya Surya Menggala diangkut dengan helikopter menggunakan metode longline menuju lokasi I dan berhasil dilepasliarkan dengan lancar,” ujar Irzal Azhar.
Namun setelah lepas liar I, kondisi cuaca mulai berubah. Kabut dan hujan turun. Akhirnya diputuskan lepas liar II untuk harimau Citra Kartini dilaksanakan pada 8 Juni.
”Akhirnya siang hari pada 8 Juni, harimau Citra Kartini dilepasliarkan di zona inti TNKS. Saya berharap setelah lepas liar, kedua harimau sumatera mampu beradaptasi, bertahan hidup dan berkembang biak secara alami di habitatnya,” ucap Irzal Azhar.
Suaka Satwa (Sanctuary) Harimau Sumatera Barumun ditetapkan berdasar Keputusan Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Nomor Sk.373/KSDAE/SET.29/2016 tanggal 30 September 2016 tentang Penetapan Suaka Satwa Harimau Sumatera di Desa Batu Nanggar, Kecamatan Batang Onang, Kabupaten Padang Lawas, Provinsi Sumatera Utara.
Suaka satwa itu dibangun untuk mengelola, merawat dan merehabilitasi harimau. Baik yang korban konflik, sakit, maupun yang akan dilepasliarkan.
Selama lebih kurang 3,5 tahun berada dalam Suaka Satwa Harimau Sumatera Barumun Surya Manggala dan Citra Kartini dirawat secara alami bersama induknya dan diberikan pakan hidup secara rutin berupa babi hutan, kelinci, ayam liar, dan sebagainya. Sebelum dilepasliarkan, telah dilakukan langkah-langkah persiapan.
”Kedua harimau itu telah dilakukan pemasangan GPS Collar dari Direktorat KKHSG Ditjen KSDAE oleh Balai Besar KSDA Sumut dan Tim Medis,” terang Irzal Azhar.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
