
Presiden Jokowi meninjau progres pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, NTT, Selasa (05/12). (Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr/setkab.go.id)
JawaPos.com - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), melaksanakan peninjauan progres pembangunan Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada tanggal Selasa (5/12).
Dalam kesempatan tersebut, beliau menegaskan bahwa pembangunan bendungan tersebut merupakan langkah strategis pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan nasional.
Dilansir oleh JawaPos.com dari laman setkab.go.id Selasa (5/12), Presiden Jokowi menyampaikan bahwa proyek pembangunan Bendungan Mbay telah dimulai sejak akhir tahun 2021 dan memiliki target penyelesaian pada akhir tahun 2024.
Kapasitas tampung bendungan ini diharapkan mencapai 51 juta meter kubik air, yang akan dialirkan untuk mengairi sekitar 4.200 hektare lahan pertanian, dengan tambahan pengembangan sekitar 1.900 hektare.
Dalam pernyataannya, Kepala Negara menyoroti dampak positif yang diharapkan dari Bendungan Mbay setelah selesai dibangun.
Terutama dalam mendukung produksi beras di Kabupaten Nagekeo. Beliau memproyeksikan peningkatan produksi beras hingga 250 persen atau setara dengan 2,5 kali lipat dari jumlah saat ini.
“Yang kita harapkan nanti dengan selesainya Bendungan Mbay ini, produksi beras di Kabupaten Nagekeo bisa meningkat sampai 250 persen hingga peningkatannya bisa 2,5 kali lipat,” ujar Presiden Jokowi.
Presiden Jokowi berkunjung didampingi oleh beberapa pejabat tinggi, termasuk Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Pj. Gubernur NTT Ayodhia Kalake.
Dan hadir pula Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, dalam kegiatan peninjauan tersebut.
Semua pihak berharap bahwa pembangunan Bendungan Mbay akan menjadi pilar utama dalam mencapai ketahanan pangan dan kedaulatan pangan nasional.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
