
Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin./jabarprov.go.id
JawaPos.com - Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat mempersiapkan rumah sakit sebagai upaya antisipasi kasus cacar monyet.
Bercermin dari kasus COVID 19, awalnya sedikit yang terkonfirmasi hingga menjadi wabah yang mengerikan.
Pemda Provinsi Jabar juga menghimbau agar masyarakat tidak panik karena pemerintah telah mempersiapkan solusi penangannya.
"Untuk rumah sakit di wilayah Jabar sudah siap menerima seandainya ada yang terinfeksi atau bergejala," kata Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin.
Bey Machmudin juga menghimbau masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, cuci tangan dan hindari kontak dengan orang yang terinfeksi cacar monyet.
Selain pasien, Gubernur Jawa Barat juga memperhatikan tenaga kesehatan dengan mewanti - wanti untuk menggunakan masker dan rajin mencuci tangan.
"Antisipasinya yang pertama pola hidup sehat, hindari kontak langsung dengan terinfeksi, terutama nakes harus betul-betul hati-hati menggunakan masker, cuci tangan, makan makanan yang baik dan bergizi," jelas Bey Machmudin.
Kasus cacar monyet ini awalnya menular dari hewan ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan, seperti tupai, monyet atau tikus, yang terinfeksi virus Monkey Pox.
Seperti yang diketahui jika tikus merupakan hewan pengerat yang hidupnya di lingkungan kurang bersih. Maka dari itu, pentingnya untuk sadar kebersihan harus ditingkatkan.
Angka kasus cacar monyet di Jawa Barat, menurut penjelasan Bey Machmudin, menyisakan seorang pasien positif terinfeksi. Kondisi sekarang sedang dalam penanganan di Rumah Sakit Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
"Jadi yang dirawat di RSHS satu orang, yang sudah sembuh satu, dan yang di Bogor itu negatif. Jadi hari ini tinggal satu orang," ucap Bey Machmudin.
Sedangkan untuk perkembangan kasus di DKI jakarta per tanggal 2 November 2023 mencapai 30 orang positif terinfeksi cacar monyet.
Namun kondisi ini menurut Bey belum melakukan kebijakan pembatasan wilayah, yang ditekankan adalah pola hidup sehat dengan menghindari kontak langsung.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
