Papan imbauan waspada terhadap buaya yang dipasang di Sungai Jagir kawasan Nginden, Surabaya.
JawaPos.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya melakukan langkah preventif terkait bahaya buaya di Sungai Nginden.
Hal itu didasarkan pada laporan yang masuk pada Sabtu (2/9) lalu, yaitu kemunculan buaya muara di sungai tersebut.
Kepala BPBD Kota Surabaya Laksita Rini Sevriani telah memasang rambu peringatan bertuliskan, "Awas, ada buaya!"
Rambu tersebut menjadi peringatan warga yang beraktivitas di sekitar bantaran Sungai Nginden sisi timur jembatan.
"Ini langkah lanjutan atas laporan kemunculan buaya muara beberapa hari lalu," ujar Laksita, Rabu (13/9) seperti dikutip dari Radar Surabaya.
Buaya muara sepanjang 1,5 meter itu sempat timbul-tenggelam. Kondisi itulah yang membuat BPBD Surabaya dan Command Center Kota Surabaya bekerja ekstra, sehingga pemasangan plakat peringatan itu butuh waktu.
"Setelah kita lakukan assessment, memang benar terkait keberadaan buaya itu," ungkapnya.
Laksita memperingatkan untuk hati-hati. Sebab, terdapat masyarakat yang beraktivitas di sekitar Sungai Nginden. Meskipun buaya itu berukuran kecil, dia memperkirakan ada induknya yang lebih besar.
"Nelayan sekitar menyebutkan beberapa kali muncul buaya yang 1,5 meter itu," terangnya.
Pemasangan rambu "Awas Ada Buaya" ini bertujuan untuk menekan risiko yang terjadi. Rencananya, papan peringatan serupa juga akan dipasang di titik yang lain, karena di lokasi itu berpotensi muncul kelompok buaya lain.
"Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai Nginden untuk meningkatkan kewaspadaan. Sebab, sepanjang sungai hingga muara di wilayah Wonorejo terdapat kelompok buaya," ujar Laksita.
Ia menambahkan bahwa di lokasi itu sering ditemukan buaya. Sebelum ada laporan kemunculan buaya pada Sabtu (2/9) lalu, sudah ada laporan temuan-temuan buaya lainnya.
Buaya muara merupakan salah satu jenis buaya terbesar di dunia. Dilansir dari laman Kebun Binatang Surabaya, buaya jantan jenis ini memiliki panjang hingga 6-7 meter dan tubuh yang sangat besar.
Sedangkan untuk buaya betina, panjangnya mencapai tiga meter. Buaya muara memiliki kepala dan rahang yang besar serta gigi yang tajam, dengan panjang mencapai 5 cm.
Tidak mengherankan jika buaya dengan titik-titik hitam di sepanjang tubuhnya ini muncul di sungai Nginden karena habitat buaya muara antara lain di sungai.