Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 17 Agustus 2020 | 03.53 WIB

Mantan Bupati Kediri Serahkan Kasus Teror ke Polisi

Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (16/8). Antara - Image

Polisi saat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di rumah Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Minggu (16/8). Antara

JawaPos.com–Mantan Bupati Kediri Sutrisno yang juga suami Bupati Kediri Haryanti Sutrisno, menyerahkan perkara teror yang terjadi di rumahnya, Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Kediri, kepada polisi. Dia menduga kasus tersebut terjadi karena ada suhu memanas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kediri Desember 2020.

”Kalau tertangkap atau tidak itu bukan kewenangan kami,” kata Sutrisno seperti dilansir dari Antara di Kediri pada Minggu (16/8).


Menurut dia, masyarakat di Kabupaten Kediri sudah nyaman selama 20 tahun. Baru kali ini terjadi suhu politik yang memanas. ”Kalau saya menangkapnya itu menjelang pilkada. Ada suhu memanas. Baru pilkada saat ini terjadi sesuatu yang aneh, unik,” kata Sutrisno.

Dia mengaku tidak menyangka terjadi teror orang melemparkan kembang api ukuran besar ke garasi rumahnya. ”Saya awalnya pikir itu tembakan, ban meletus atau apa. Setelah Ibu (Haryanti) keluar, Satpol PP cek ternyata ada motor di rekaman. Setelah dilakukan pemeriksaan di kamera pengintai ternyata benar ada orang yang sengaja melemparkannya,” terang Sutrisno.

Ketua Tanfiziah PCNU Kabupaten Kediri KH Muhammad Makmun enggan mengomentari adanya teror di rumah Bupati Kediri tersebut. ”Saya harus matur ke kiai dulu,” kata KH Makmun.

Di selongsong kembang api ukuran besar tersebut terdapat tulisan berisi teror. Ditulis dengan tinta merah dan menyebut nama NU. Di selongsong kembang api itu, ditemukan tulisan berisi ancaman.

Sebelumnya, rumah Bupati Kediri Haryanti Sutrisno diteror orang tidak dikenal dengan melemparkan kembang api ukuran besar ke garasi mobil pada Minggu (16/8) pagi. Dari hasil rekaman kamera pengintai, ada dua orang yang berada di depan garasi mobil naik motor. Setelah menyalakan kembang api, pelaku tersebut langsung melemparkan ke dalam garasi saat itu terdapat beberapa mobil. Satu unit mobil mengalami kerusakan. Hingga saat ini, kasus tersebut masih ditangani polisi.

Sutrisno dan istrinya, Haryanti telah menjabat sebagai Bupati Kediri selama empat periode. Masing-masing dua periode. Pada Pilkada Kabupaten Kediri, Sutrisno yang juga mantan Ketua DPC PDIP Kabupaten Kediri sempat mendukung pasangan Mujahid-Eko Ediono untuk maju di Pilkada 2020. Namun, DPP PDIP justru memberikan dukungan untuk pasangan calon bupati Kediri yang juga anak Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, yakni Hanindhito Himawan Pramono dengan Dewi Maria Ulfa yang merupakan Ketua Fatayat NU Kabupaten Kediri dalam Pilkada 2020 Kabupaten Kediri.

Saksikan video menarik berikut ini:

https://www.youtube.com/watch?v=8bC9OvrmoZU

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore