
Kratom menjadi tumpuan baru dan besar bagi masyarakat Kalbar. Bukan hanya mengambilnya dari hutan, mereka juga sudah menanam atau membudidayakan.
JawaPos.com - Masuk golongan satu narkotika, membuat kratom dilarang beredar. Padahal tanaman jenis ini menjadi tumpuan baru dan besar bagi masyarakat Kalimantan Barat (Kalbar). Bukan hanya mengambilnya dari hutan, mereka juga sudah menanam atau membudidayakan.
"Penetapan kratom sebagai narkotika golongan satu, kalau ini benar adanya harus dijelaskan pada masyarakat secara dini dan segera," ungkap H. Suriansyah, Wakil Ketua DPRD Kalbar, dikutip dari Prokal.co (Jawa Pos Group), Jumat (2/8).
Lantaran harga jualnya yang relatif lebih tinggi dibandingkan komoditas lainnya seperti karet, kopra, sawit dan lain sebagainya, sehingga tidak sedikit masyarakat beralih mata pencaharian ke kratom dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kraton bernama latin Mitragyna speciosa (famili Rubiaceae) yang juga dikenal dengan daun purik atau ketum, di Kalbar sangat mudah dijumpai di hutan Kalbar tepatnya di Kabupaten Kapuas Hulu. Namun, berkembangnya pengetahuan, masyarakat pun membudidayakannya baik dalam jumlah kecil bahkan besar sekalipun.
"Kratom memiliki nilai ekonomi sangat baik bagi masyarakat Kalbar khususnya daerah perhuluan Kalbar," paparnya.
Sebenarnya, menurut Suriansyah dengan kratom memiliki nilai ekonomis yang tinggi ini membuat masyarakat menaruh harapan besar. Hanya saja harapan ini kandas lantaran peredarannya dilarang pemerintah dengan tidak melegalkannya.
Namun demikian, politisi Partai Gerindra ini berharap pemerintah kembali melakukan kajian tentang kratom, baik manfaat maupun mudaratnya, dan memberikan pemahaman secara mendalam pada masyarakat.
"Karena masyarakat sudah terlalu berharap banyak pada kratom bahkan sekarang tidak hanya diambil dari hutan tapi dibudidayakan. Sudah sangat banyak masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari kratom tersebut," pungkasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
