
Petugas pemadam ketika memadamkan api di kawasan hutan lindung Sungai Beduk, Batam, Sabtu (16/3).
JawaPos.com- Hutan lindung di kawasan Muka Kuning, Kecamatan Sungai Beduk, Batam terbakar Sabtu siang (16/3). Proses pemadaman berlangsung lamban karena sulitnya akses ke lokasi.
"Dari lokasi mobil (pemadam) harus berjalan jauh lagi, jadi kendala juga untuk pemadaman," terang Humas Manggala Agni Daops Batam Herman.
Herman melanjutkan, masyarakat harusnya bisa lebih berperan aktif untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran, khususnya di wilayah hutan lindung. Kebakaran yang terjadi di Sungai Beduk diduga karena ulah kelalaian manusia. Terutama para pemancing yang terkadang suka membuat api unggun sembarangan.
"Padahal sedikit percikan api saja bisa berakibat fatal," tambahnya.
Kondisi panas dan kemarau yang melanda Batam dan sekitarnya sudah berlangsung cukup lama. Banyaknya kebakaran pada musim kemarau memaksa tim pemadam bekerja ekstra keras.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memperkirakan, kondisi panas dan kemarau masih akan berlangsung hingga akhir bulan ini. Hujan baru akan turun April mendatang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
