Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 3 November 2015 | 17.52 WIB

4 Tahun SDN Ini, Diajar 3 Guru dan Penjaga Sekolah

ilustrasi - Image

ilustrasi

JawaPos.com LUWUK— Ada ratusan sekolah di Indonesia bernasib buruk seperti  Sekolah Dasar Negeri (SDN) Mantawa, di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Toili Barat, Kabupaten Luwuk.



Bayangkan, selama empat tahun SDN ini mengalami krisis guru.  Sebanyak 6 kelas yang dihuni 135 siswa, hanya ditangani tiga guru. Seorang kepala sekolah dan dua guru honorer lagi.



“Jadi hanya ada 3 pengajar di sekolah itu. Bagaimana mau maksimal serapan ilmu para siswa dengan kondisi demikian,” keluh Kepala Desa Mekar Jaya Herman, di kantor DPRD Luwuk Banggai, Senin (2/11)



Kondisi ini telah diadukan Kepala desa (Kades) Mekar Jaya Herman dan Ketua Komite SDN Mantawa serta seorang pemuda di kantor DPRD Banggai.



“Kami kemari (DPRD,red) karena desakan warga yang segera menyegel sekolah tersebut. Sebab, warga menganggap, sekolah tak memberikan ilmu kepada para siswa yang setiap hari tidak belajar,” terang Kades kepada Luwuk Pos (Jawa Pos Grup)



Ironisnya, seorang penjaga sekolah yang bermodalkan ijazah SD terpaksa turut andil membantu mengajar.



“Sudah beberapa kali kami mengusulkan penambahan guru, namun tak kunjung terealisasi. Sebelumnya, terdapat 2 guru ASN yang ditugaskan ke SDN Mantawa, namun tanpa alasan yang jelas, Dikbud kemudian menarik ulang guru tersebut,” ungkapnya.(ham/JPG)



Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore