
Prosesi serah terima 10 unit Bus Trans Batam dari Kementerian Perhubungan.
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Batam menerima 10 unit Bus Trans Batam dari Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Perhubda) Kementrian Perhubungan RI, Jumat (4/1). Penyerahan yang berlangsung di kantor wali kota ini dilakukan langsung oleh Sekretaris Dirjen Perhubda, Cucu Mulyana kepada Wali Kota Batam, HM Rudi.
Dengan bertambahnya 10 unit Bus Trans Batam, total Bus Trans Batam yang dimiliki saat ini sebanyak 82 unit. Dimana untuk pengadaan Bus Trans Batam ini telah dimulai oleh Pemkot Batam sejak tahun 2004 lalu.
"Ini Batam yang ketiga kalinya, pernah di 2009, lalu 2015," kata Cucu.
Cucu mengatakan, Batam kembali menjadi kota percontohan program Indonesia Bus Rapid Transit Corridor Developmetn Project (Indobus). Selain Batam, ada tiga kota lainnya yaitu Pekanbaru; Provinsi Riau; Semarang; Provinsi Jawa Tengah; dan Bandung Provinsi Jawa Barat.
"Kita pilih pilot project-nya di ibukota provinsi dan kota besar. Batam termasuk yang kota besarnya," ujarnya.
Transportasi massal seperti bus ini lanjut Cucu, merupakan prasyarat utama menuju kota modern. Karena transportasi adalah urat nadi perkotaan.
Untuk pelaksanaan, Indobus secara penuh direncanakan terealisasi pada 2020. Batam, dinilainya, sudah siap untuk menjalankan program ini. Karena, Batam sudah memiliki armada; manajemen yang baik; dan sarana prasarana juga tersedia.
Namun, Kemenhub tetap akan melakukan pendampingan karena bus jenis BRT ini menggunakan teknologi lebih tinggi dari bis umumnya.
Sementara itu, Wali Kota Batam, HM Rudi berharap, tahun-tahun berikutnya Batam kembali mendapat tambahan armada bantuan. Sehingga, bisa menggantikan keberadaan angkutan kota yang tak layak jalan.
"Kami minta 50. Sekarang dapat 10. Kalau tahun depan dikasih lagi 40, Jono (angkutan kota minibus) bisa dikurangi. Sopirnya bisa jadi sopir bus ini. Saya titip, bus ini ambil sopir Jono itu supaya mereka tetap kerja," kata Rudi.
Saat ini, Bus Trans Batam hingga kini telah melayani 8 koridor. Koridor I terdiri dari Sekupang–Batam Centre yang dilayani 12 bus. koridor II Tanjung Uncang–Batam Centre, dilayani 6 bus.
Untuk Koridor III Sekupang–Jodoh, dilayani 10 unit bus. Sedangkan Koridor IV Sagulung – Sekupang, dilayani 5 unit bus. Untuk Koridor V Jodoh–Batam Centre, dilayani 6 bus. Sementara koridor VI Tanjung Piayu–Batam Centre, dilayani 6 unit bus.
Kemudian Koridor VII Nongsa–Batam Centre, dilayani 6 bus dan koridor VIII Punggur–Jodoh, dilayani 6 bus. Dari rencana pengembangan koridor terdapat 3 koridor yang belum terealisasi yakni, koridor Nongsa-Jodoh, koridor Nongsa-Punggur dan koridor Tembesi-Galang.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
