
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi saat mengecek kondisi SDN Pekayon Jaya VI, kemarin (27/3).
JawaPos.com - Pagar SDN Pekayon Jaya VI di Kecamatan Bekasi Selatan amblas setelah tergerus air dari Kali Bekasi, Minggu (26/2). Akibatnya, paving blok halaman sekolah amblas dengan kedalaman hingga 30 centimeter. Beruntung insiden saat sekolah libur itu tak memakan korban.
Hanya saja, uraian tanah di pekarangan menjadi tak teratur. ”Kami sudah cek kondisi sekolah itu,” terang Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, kemarin (27/2).
Rahmat menjelaskan, penyebab amblasnya kontur tanah dikarenakan gerusan air dari Kali Bekasi ditambah guyuran air hujan. Namun, saat ini petugas dari sumber daya air sudah melakukan pengecekan dan segera diperbaiki. ”Saya sudah instruksikan agar ada perbaikan secepatnya,” katanya.
Sebab, dia khawatir bila masalah ini diabaikan pagar akan menimpa siswa yang sedang sekolah. Apalagi, siswa masih terbilang anak-anak. ”Kami khawatir anak-anak menjadi korban musibah lanjutan,” ujarnya juga.
Sebenarnya, kata Rahmat juga, air masuk ke halaman sekolah bukan karena guyuran hujan saja. Tapi karena posisi sekolah berada di pinggir Kali Bekasi yang membuat amblasnya paving block di halaman sekolah tersebut. Seperti diketahui, air Kali Bekasi meluap Minggu (26/2) akibat kiriman air dari Bogor.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Tri Adhianto mengatakan perbaikan halaman SDN Pekayon Jaya VI itu menunggu inventarisir kerusakan yang muncul saat musibah terjadi.
”Setelah kami ketahui sumber masalahnya, baru akan disusun solusi penanganannya,” ujarnya.
Tri menjelaskan, perbaikan yang dilakukannya hanya menangani saluran yang mengarah ke Kali Bekasi. Lantaran perbaikan sekolah jadi kewenangan Dinas Bangunan. ”Kami hanya focus penanganan saluran air,” jelasnya.
Terpisah, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Bekasi, Agus Enap mengatakan pagar sepanjang 13 meter itu amblas akibat gerusan air dari Kali Bekasi. Apalagi, gedung sekolah itu berdiri di tepi Kali Bekasi. ”Jadi kalau air Kali Bekasi tinggi, sudah pasti air mengikis halaman sekolah,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, bukan hanya SDN Pekayon Jaya VI yang rusak akibat gerusan air Kali Bekasi tapi juga SDN Margajaya. Lantaran dua sekolah itu berdiri dekat dengan Kali Bekasi. ”Makanya, kami terus melakukan pemantauan,” tandasnya. (dny/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
