
Ilustrasi
JawaPos.com - Aksi kawanan dua orang perampok bersenjata api berhasil digagalkan oleh karyawan Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Raptama Medan Tuntungan, Sumatera Utara (Sumut) Kamis (20/4).
Kendati demikian, sebelum terkepung oleh warga pelaku sempat menyentrum wajah dan memukul korban. Beruntung Lorinta, salah satu korban dapat berteriak minta tolong hingga akhirnya didengar warga.
Dikutip dari Sumut Pos (Jawa Pos Group), aksi itu berlangung di Jalan Bougenville II sekira pukul 11.00 WIB. Lorinta, karyawan KSP Raptama yang menjadi korban perampokan menceritakan, pelaku berjumlah dua orang tanpa mengenakan penutup wajah. Mereka datang sekira pukul 11.00 WIB. Saat baru tiba mereka menanyakan pimpinan KSP Raptama.
“Dengan membusungkan dada, mereka masuk menanyakan bos kami. Begitu saya jawab tidak ada, dia langsung menyetrum wajah saya,” kata Lorinta.
Terkena setruman itu membuat Lorinta terjatuh dan berupaya melarikan diri. Namun pelaku langsung mengeluarkan pistol dan mengancam akan menembak jika melarikan diri. “Saya sempat jatuh dan sempat berteriak minta tolong. Kemudian temannya datang. Mereka berdua memegang pistol,” bebernya.
Tak cuma Lorinta, karyawan lainnya, Lina juga mengalami penganiayaan. Kepalanya sempat dipukul gagang pistol oleh pelaku. “Saya juga dianiaya, kepala saya dipukul pakai pistol. Saya juga terjatuh dan pelaku berupaya membekap dan menodong pistol ke kepala saya,” cerita Lina.
Saat kejadian itu, Lina mengaku sudah pasrah akan nyawanya. “Saya sangat shock saat itu. Soalnya ditodong pistol. Kalaupun mati, ya sudahlah,” ujar Lina.
Namun beruntung, teriakan Lorinta minta tolong didengar warga sekitar. Akibat kedua pelaku terlihat panik dan berupaya melarikan diri.
Sebelum lolos, pelaku sempat diadang oleh Didik Prakoso. Adangan itu mental saat menodongkan pistolnya ke arah Didik. Tidak hanya itu, saat hendak kabur pun menggunakan sepeda motor matic Mio Soul berwarna biru, warga sempat melakukan penghadangan di persipangan Jalan Lizardi menuju Jalan Bougenville II. Namun warga terpaksa melepas pelaku karena ditodong pistol.
"Perampoknya sempat dihadang warga. Tapi dia menodongkan kembali senjatanya dan warga yang mengadang tidak berani. Akhirnya terbuka jalan dan perampoknya lari," ungkap Didit.
Usai pengepungan itu lantas sekira pukul 12.00 WIB, aparat kepolisian pun datang. Tampak Kepala Subdit III/Jahtanras Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu dan Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Febriansyah berada di lokasi.
Sejumlah petugas kepolisian gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek Delitua, dan Polda Sumut melakukan olah TKP. Tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) turun membawa bubuk hitam untuk mengecek apakah ada sidik jari para pelaku tertinggal.
Kasubdit III/Jahtanras Ditreskrimum Polda Sumut AKBP Faisal Napitupulu mengatakan, timnya turun untuk memback-up Polrestabes Medan dan Polsek Delitua. “Saya ke lokasi untuk mengecek dan memintai keterangan warga,” ujar Faisal.
Saat ditanya, apakah pihaknya ada mengambil rekaman CCTV milik warga sekitar, dia mengatakan belum ada. “Belum ada untuk itu, saya masih di kantor ini baru pulang dari lokasi. Kita masih akan menelusuri mudah-mudahan terungkap,” ujarnya. (dvs/adz/iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
