Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 21 Maret 2017 | 00.38 WIB

Gelar Aksi Besar, Mahasiswa Duduki Balaikota Tegal

Usai menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD, massa dari sejumlah elemen melakukan long march menuju Balaikota Tegal - Image

Usai menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD, massa dari sejumlah elemen melakukan long march menuju Balaikota Tegal

JawaPos.com - Massa dari sejumlah elemen bersama pimpinan dan anggota dewan melakukan long march menuju Balaikota Tegal. Sebelumnya, massa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD. Setibanya di Jl. Ki Gede Sebayu, Satpol PP melarang mereka masuk ke dalam komplek Pemkot Tegal dengan menutup pintu gerbang utama menuju balikota.

Meski telah melalui mediasi yang berjalan alot, pintu gerbang yang merupakan akses utama menuju Pendapa Ki Gede Sebayu tak kunjung dibuka. Tak ayal, kondisi tersebut sempat memancing amarah peserta aksi.

Sebagian pendemo ada yang nekat memanjat pintu gerbang dan nyaris ricuh. Beruntung, kedua belah pihak mampu menahan diri, sehingga kericuhan dapat dihindarkan.

Sementara berlangsung mediasi antara pimpinan DPRD dengan Kepala Satuan Polisi PP Y. Yusmana berlangsung, sebagian mahasiswa berhasil masuk ke dalam area balaikota. Usai pimpinan Dewan keluar dari Gedung Satpol PP, mereka pun lantas menuju pendapa untuk menggelar orasi.

Di sana mereka ditemui Wakil Walikota HM. Nursholeh, Ketua DPRD, dan sejumlah anggota Dewan. Saat menemui massa Wakil Walikota menegaskan pihaknya mendukung penuh aksi yang dilakukan mahasiswa dalam memperjuangkan nasib Akper Pemkot Tegal. “Namun, kami minta mahasiswa untuk tetap tenang dalam menjalankan aksinya,” pintanya.

Anggota DPRD Sisdiono Ahmad mengatakan jajaran Dewan mendukung sepenuhnya untuk merger demikian juga Wakil Walikota. Karenanya, DPRD akan mengambil mekanisme sebagai anggota DPRD.

“Wali kota meminta RDP dilaksanakan pada tanggal 24 Maret 2017 mendatang. Jadi percayakan kepada kami. Kami akan lakukan yang terbaik untuk Akper,” tandasnya.

Ketua DPRD Kota Tegal H. Edy Suripno mengatakan pihaknya mendengar dan melihat keinginan mahasiswa dalam memperjuangkan Akper dan pendidikan. Karenanya, dewan mengajak agar semua pihak bersama-sama berjuang untuk persoalan akper tersebut.

“Kita tunggu untuk RDP mendatang, jika memang tidak ada titik temu atau belum ada keputusan, maka kami akan menggunakan hak sebagai anggota DPRD,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Ikatan Mahasiswa Akper Pemkot Tegal Sri Fajar Anggraeni menegaskan mahasiswa sangat kecewa terkait belum jelasnya nasib akper hingga hari ini. Karenanya, pihaknya akan terus mengawal RDP, Jumat (24/3) mendatang.

“Kita juga akan terus menggelar aksi semacam ini sehingga sudah ada kejelasan nasib kami,” ungkapnya. (muj/zul/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore