
Sri Komariah (34), saat dievakuasi Muspika Cigombong ke RSUD Ciawi, Senin (10/04)
JawaPos.com - Sri Komariah (34) akhirnya bersedia dirawat di RSUD Ciawi. Penderita tumor di perut mendapat perawatan setelah sebelumnya menolak diajak berobat oleh beberapa staf Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Saat disambangi perwakilan muspika, kondisi Sri sangat memprihatinkan. Dia hanya terkulai lemas di lantai beralas tikar dan kain selimut tipis. Meski masih bisa tersenyum, tapi sesekali ia terlihat meringis seperti menahan sakit.
“Awalnya tidak mau dibawa. Tapi setelah dibujuk, alhamdulillah mau,” ujar Sekretaris Kecamatan Cigombong Fikri kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).
Untuk diketahui, perut Sri membusung untuk kedua kalinya. Sebelumnya, Sri sudah pernah menjalani operasi untuk mengeluarkan air yang memenuhi perutnya, akhir desember 2016 lalu. Namun, sepekan pascaoperasi perutnya kembali membengkak dengan ukuran yang sama.
“Awalnya keluarga memilih pengobatan alternatif. Karena mereka yakin itu bukan penyakit medis semata,” imbuh Camat Cigombong, Basrowi.
Direktur Utama RSUD Ciawi, Hesti Iswandari Soedarsono, mengatakan, Sri tengah mendapatkan perawatan. Sri membutuhkan perawatan intensif karena dalam waktu dekat akan dioperasi kembali. “Sedang dalam penanganan,” kata Hesti.
Secara medis, penyakit yang membuat perut Sri membusung adalah Miom. Ini adalah proses pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas. Miom dikenal juga dengan nama mioma, uteri fibroid, atau leiomioma. Miom berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak.
“Untuk ukurannya bisa lebih besar. Sementara yang dialami Sri termasuk Miom Fibroid Subserous. Yakni miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim ke rongga panggul. Jenis ini bisa tumbuh menjadi sangat besar,” imbuhnya.
Di tempat terpisah Kepala UPT Puskesmas dr Sony Budiman menmgatakan pasien telah ditangani dokter spesialis obgyn atau kebidanan dan kandungan RSUD Ciawi. Tim meids, kata Sony menyimpulkan agar pasien dirujuk ke salah satu dua rumah sakit di Jakarta.
“Rujukannya ke RS Fatmawati dan RS Cipto Mangunkusumo. Sudah dirujuk tapi masih belum ada kesimpulan,” imbuhnya.
(pj/all/don/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
