Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 April 2017 | 12.49 WIB

Di Perut Bu Sri Bersemayam Miom...

Sri Komariah (34), saat dievakuasi Muspika Cigombong ke RSUD Ciawi, Senin (10/04) - Image

Sri Komariah (34), saat dievakuasi Muspika Cigombong ke RSUD Ciawi, Senin (10/04)

JawaPos.com - Sri Komariah (34) akhirnya bersedia dirawat di RSUD Ciawi. Penderita tumor di perut mendapat perawatan setelah sebelumnya menolak diajak berobat oleh beberapa staf Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

Saat disambangi perwakilan muspika, kondisi Sri sangat memprihatinkan. Dia hanya terkulai lemas di lantai beralas tikar dan kain selimut tipis. Meski masih bisa tersenyum, tapi sesekali ia terlihat meringis seperti menahan sakit.

“Awalnya tidak mau dibawa. Tapi setelah dibujuk, alhamdulillah mau,” ujar Sekretaris Kecamatan Cigombong Fikri kepada Radar Bogor (Jawa Pos Group).

Untuk diketahui, perut Sri membusung untuk kedua kalinya. Sebelumnya, Sri sudah pernah menjalani operasi untuk mengeluarkan air yang memenuhi perutnya, akhir desember 2016 lalu. Namun, sepekan pascaoperasi perutnya kembali membengkak dengan ukuran yang sama.

“Awalnya keluarga memilih pengobatan alternatif. Karena mereka yakin itu bukan penyakit medis semata,” imbuh Camat Cigombong, Basrowi.

Direktur Utama RSUD Ciawi, Hesti Iswandari Soedarsono, mengatakan, Sri tengah mendapatkan perawatan. Sri membutuhkan perawatan intensif karena dalam waktu dekat akan dioperasi kembali.  “Sedang dalam penanganan,” kata Hesti.

Secara medis, penyakit yang membuat perut Sri membusung adalah Miom. Ini adalah proses pertumbuhan sel tumor di dalam atau di sekitar uterus (rahim) yang tidak bersifat kanker atau ganas. Miom dikenal juga dengan nama mioma, uteri fibroid, atau leiomioma. Miom berasal dari sel otot rahim yang mulai tumbuh secara abnormal. Pertumbuhan inilah yang akhirnya membentuk tumor jinak.

“Untuk ukurannya bisa lebih besar. Sementara yang dialami Sri termasuk Miom Fibroid Subserous. Yakni miom yang tumbuh di bagian luar dinding rahim ke rongga panggul. Jenis ini bisa tumbuh menjadi sangat besar,” imbuhnya.

Di tempat terpisah Kepala UPT Puskesmas dr Sony Budiman menmgatakan pasien telah ditangani dokter spesialis obgyn atau kebidanan dan kandungan RSUD Ciawi. Tim meids, kata Sony menyimpulkan agar pasien dirujuk ke salah satu dua rumah sakit di Jakarta.

“Rujukannya ke RS Fatmawati dan RS Cipto Mangunkusumo. Sudah dirujuk tapi masih belum ada kesimpulan,” imbuhnya.
(pj/all/don/yuz/JPG)

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore