
Ilustrasi
JawaPos.com - Pencarian dan kerja keras Tim SAR Gabungan bersama warga akhirnya membuahkan hasil. Jasad Resai Febriansyah, bocah 10 tahun yang hilang sejak tiga hari lalu, akhirnya ditemukan kemarin (9/2).
Awalnya warga melihat seperti ada sesuatu ditumpukan eceng gondok. Setelah didekati dan menariknya ke pinggir irigasi, ternyata adalah sesosok mayat seorang anak kecil. Seketika itu, warga mulai mengerumuni saluran irigasi tersebut.
"Ditumpukan eceng gondok seperti ada sesuatu, seperti ada pakaian yang mengambang di air. Ketika didekati, saya kaget ternyata mayat," ujar Ito, warga desa Kemiri di lokasi kejadian sebagaimana dilansir Karawang Bekasi Ekspres (Jawa Pos Grup), Jumat (10/2).
Mendapat laporan dari warga setempat, kepala koordinator Basarnas, Nova Ferdiana bersama tim sar gabungan segera meluncur ke lokasi. Dan memastikan mayat tersebut, merupakan jasad Resai Febriansyah.
"Evakuasi mayat dilakukan sekitar jam 08.15, kami mendapat laporan telah ditemukannya jasad Resai sekitar jam 08.00, kurang lebih sekitar 7 kilomeer dari lokasi tenggelamnya Resai, tim SAR gabungan langsung menuju desa Kemiri setelah mendapat laporan," kata Nova.
Dikatakannya, mayat Resai sudah berada di permukaan air, terhalang oleh bambu dan tumpukan eceng gondok di saluran irigasi. Setelah di evakuasi korban dibawa ke rumah orang tuanya.
"Korban langsung dibawa ke rumah duka, rumah orang tua korban di gang jamblang desa Karyasari, dengan mobil ambulan. Keluarga sepakat dengan pihak kepolisian, agar jenazah Resai dipulangkan ke orang tuanya," ujar Nova.
Sementara itu Kapolsek Rengasdengklok, Kompol Agus Suwarsono, membenarkan telah ditemukannya jasad Resai.
"Benar, mayat yang ditemukan adalah jasad Resai, yang hanyut di irigasi desa Amansari beberapa waktu lalu. Kami segera melakukan evakuasi bersama Tim SAR," ujar Agus.
Berdasarkan kesepakatan dengan pihak keluarga, kata Agus, jenazah Resai tidak di dibawa untuk otopsi di Karawang.
"Keluarga memohon agar jasad Resai dipulangkan, berdasarkan pertimbangan, kami memulangkan jenazah Resai untuk dimakamkan segera," pungkas Agus.
Diketahui sebelumnya, Resai Febriansyah mengalami nasib nahas usai hanyut di saluran irigasi belakang rumahnya. Korban ketika itu hendak mencuci kaki.
Karena terpeleset, bocah asal Dusun Karajan Timur RT 07/02 Desa Amansari Kecamatan Rengasdengklok tersebut akhirnya tenggelam, Selasa (7/2).
Sebelum kejadian menurut Nunung (52) nenek korban, korban pamit untuk mencuci kaki di saluran irigasi didepan rumah korban.
"Awalnya cucu saya ijin untuk cuci kaki di tempat biasa di pinggir kali pak, terus dia teriak dan ketika didatangin sudah tidak ada, dan tempat mencuci kakinya pun rada rusak, terus saya teriak-teriak minta tolong," terang Nunung, (07/02).

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
