
Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo dan Moeldoko saat peringatan HUT ke-107 Wayang Orang Sriwedari.
JawaPos.com - Kesenian wayang merupakan salah satu warisan budaya yang tidak ada duanya di Indonesia. Pulau Jawa memiliki berbagai kesenian wayang. Baik wayang golek, kulit dan wayang orang.
Di Solo terdapat banyak kelompok kesenian Wayang Orang, salah satunya Wayang Orang Sriwedari. Bahkan usianya kini sudah menginjak 107.
Lebih dari satu abadnya usia kelompok kesenian wayang orang ini membuat Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo bertekat terus melestarikan kesenian Wayang Orang sebagai warisan dunia.
”Wayang Orang dan Gedung Wayang Orang Sriwedari tidak akan punah dan tetap lestari. Ini jadi tanggung jawab kita bersama. Terima kasih kepada para donatur atas terselenggaranya acara ini," ungkap Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo pada peringatan HUT ke-107 Wayang Orang Sriwedari di Gedung Wayang Orang (GWO) Sriwedari, Solo, tadi malam, Sabtu (8/7).
Peringatan HUT Wayang Orang Sriwedari ini berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara. Bahkan mantan Panglima TNI Jenderal (purn) Moeldoko ikut hadir.
Peringatan HUT Wayang Orang Sriwedari ke-107 ditandai dengan pertunjukan wayang orang dengan lakon Srikandhi-Larasati Kembar. Dimainkan gabungan seniman maestro dan mahasiswa Institut Seni Surakarta (ISI). Sebelum pertunjukan dimulai, terlebih dahulu digelar kirab tumpeng diiringi gamelan jawa.
Kirab dipimpin koordinator Wayang orang Sriwedari, Agus Prasetyo dengan pakaian beskap Jawa. Diiringi prajurit dan tokoh pewayangan memanggul dua tumpeng. Lengkap dengan lauk pauk sebagai ubo rampe tasyakuran.
Menariknya peringatan HUT Wayang Orang Sriwedari ke-107 juga bertepatan dengan ulang tahun ke-60 tahun Moeldoko. ”Selamat kepada seluruh pengurus dan pemain GWO Sriwedari yang sudah berusia 107 tahun. Ini usia yang luar biasa. Kebetulan tanggalnya sama dengan ulang tahun saya. Untuk itulah saya hadir di sini,” ungkap Moeldoko.
Dalam kesempatan itu Moeldoko menyebut kesenian wayang orang adalah budaya Indonesia yang wajib dilestarikan. "Wayang orang ini hanya ada di Indonesia dan wajab dilestarikan," tandasnya. (iil/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
