Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Desember 2017 | 05.43 WIB

Enam Pasien Suspect Difteri Dirawat di RSUP M. Djamil Padang

Grafis - Image

Grafis

JawaPos.com- Wabah difteri kembali menimpa warga Sumatera Barat. Sedikitnya, 6 orang pasien suspect difteri kini menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSUP M. Djamil Padang. Seluruh pasien tersebut telah menjalani pengobatan sejak Rabu (14/12) lalu.


Rinang Mariko, dokter yang menangani pasien suspect difteri di RSUP M. Djamil mengatakan, sejak Januari 2017 hingga saat ini, terhitung sudah 21 anak yang mendapat perawatan. ”15 anak sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan. Dan sekarang ada 6 pasien suspect difteri yang masih dirawat,” terang dokter spesialis anak tersebut.


Perawatan terhadap anak diduga terjangkit wabah difteri terang Rinang, diawali dengan menyesuaikan kondisi calon pasien dengan gejala klinis difteri. Setelah itu, baru diberikan penanganan dan monitoring setiap hari, minimal selama 7 hari.


”6 pasien yang dirawat sekarang mulai membaik. Kalau hasilnya apakah suspect positif atau negatif menunggu sampai tujuh hari. Sekarang baru hari kelima perawatan,” katanya.


Pada kesempatan itu, Rinang juga meminta agar orang tua cepat mengenali gejala suspect difteri pada anak dan lekas membawanya ke rumah sakit. Gejala yang mesti dikenali itu antara lain, anak mengalami demam yang tidak cukup tinggi, merasakan nyeri saat menelan, serak saat bersuara, dan sesak nafas.


Seperti diketahui, wabah penyakit difteri yang kini merebak dibeberapa wilayah Indonesia juga merambah ke daerah Sumatera Barat. Data dari Dinas Kesehatan Sumbar, sepanjang Januari hingga November 2017 tercatat 23 pasien suspect difteri yang tersebar di 10 kabupaten/kota.


Dari seluruh pasien tersebut, dua pasien di antaranya dinyatakan positif. Dan satu diantaranya meninggal dunia pada bulan September 2017 lalu. Sedangkan 21 pasien lainnya dinyatakan negatif difteri.


”Yang meninggal dunia itu pasien terdeteksi difteri di Kabupaten Pasaman Barat. Sedangkan pasien positif difteri di Solok Selatan berhasil dirawat,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumbar Merry Yuliesday.


Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore