
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi
JawaPos.com - Polemik transportasi online dengan konvensional di Balikpapan hingga kini belum klir. Kondisinya makin memanas bahkan terjadi saling balas di lapangan. Alhasil pemerintah kota Balikpapan bersama Polres Balikpapan mengambil tindakan cepat untuk menenangkan kedua belah pihak yang berseteru ini. Semua semata-mata demi menjaga kondusivitas kota.
Setelah Dishub dan Satlantas berdialog bersama pengurus Oganda dan Forkopab Balikpapan di Kantor Dishub, ratusan driver transportasi online memadati gedung dewan kesenian Balikpapan (DKB) di Jalan Syarifuddin Yoes, Sabtu (21/10) kemarin pada pukul 09.00 wita. Mereka sengaja dikumpulkan oleh pemkot bersama Polres Balikpapan untuk melakukan konsolidasi terkait kondisi saat ini.
Dalam pertemuan itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Firta, serta Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan Sudirman Djayaleksana.
Pertemuan tersebut membicarakan soal kondisi di lapangan yang saat ini tidak kondusif lantaran adanya tindakan saling balas aksi ketika beroperasi. Polres dan pemkot Balikpapan meminta kepada driver transportasi online ini untuk tidak menggunakan atribut khas mereka yang berwarna hijau tersebut saat beroperasi.
"Ya menjaga kondusivitas kota, jangan sampai terjadi bentrokan di lapangan. Teman-teman yang di online harus memahami kondisi emosionalnya sambil kita membuat regulasinya. Saya kira itu supaya kota bisa lebih tenang, lancar dan tidak ada yang mogok," kata Rizal usai pertemuan.
Hal serupa juga dikatakan oleh Kadishub Balikpapan Sudirman Djayaleksana yang meminta kepada driver transportasi online ini untuk mengerti kondisi saat ini sampai nanti revisi Permenhub telah diputuskan November mendatang.
"Kondusivitas kota ini nomor satu. Sekali lagi kita menahan diri jangan sampai terprovokasi. Intinya keamanan kita jaga bersama-sama. Kita sudah menyampaikan supaya menahan diri sampai benar-benar peraturan menteri bisa benar-benar berjalan," tuturnya.
Menanggapi hal ini, para driver transportasi online ini pun sepakat untuk menciptakan kondusifitas kota dengan cara tidak menggunakan attribut berwarna hijau tersebut saat beroperasi. Pihaknya akan menahan diri sampai nanti revisi peraturan menteri perhubungan tersebut bisa direalisasikan.
"Kita disuruh pakai baju biasa untuk menghindari pertikaian sambil menunggu keputusan menteri. Jadi kita himbau teman-teman jangan bikin masalah di luar. Kita menghormati teman-teman angkot karena biar gimanapun mereka yang lebih duluan ada di sini," terang Kordinator driver ojek online, Deden Lesmana.
Sebelumnya, para driver ini sempat dilarang oleh kantor mereka untuk tidak menggunakan atribut di lapangan. Namun setelah melakukan mediasi dengan pihak kantor lantaran kondisi di lapangan semakin memanas, akhirnya pihak kantor ojek online ini pun membolehkan drivernya tidak menggunakan atribut saat beroperasi.
"Nggak ada masalah sih teman-teman. Kemarin kita sudah jelaskan ke kantor terkait kondusifitas kota Balikpapan jadi kita tidak pakai attribut dulu. Kantor bisa terima makanya kita kumpulkan semua disini," pungkasnya.
Pihaknya pun sejatinya ingin berjabat tangan dengan transportasi konvensional dengan melakukan mediasi bersama sambil mencari solusinya. Pihaknya pun meminta kepada Polres Balikpapan serta Dishub untuk mempertemukan mereka didalam satu meja agar permasalahan ini segera selesai.
"Tadi kita juga minta mediasi antara taksi online dengan angkot sama Polres biar ada solusi," tukasnya.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
