
Ilustrasi
JawaPos.com - Insiden nyaris mewarnai kunjungan Plt Gubernur Gorontalo Prof Zudan Arif ke objek wisata Pulo Cinta, Minggu (4/12). Pasalnya, objek wisata yang telah mendunia itu tiba-tiba diterjang ombak dengan ketinggian 2 meter pada sore hari.
Untung saja, Prof Zudan bersama rombongan meninggalkan Pulo Cinta pada siang hari sebelum ombak semakin tinggi.
Dilansir dari Gorontalo Post (Jawa Pos Group), Minggu (4/12) kemarin, kunjungan unsur Pemerintah Provinsi GOrontalo, PT Telkomsel dan awak media itu, sebelumnya berlangsung aman dan lancar.
Bahkan, hingga rombongan gubernur meninggalkan Pulo Cinta, cuaca nampak cerah. Namun, menjelang siang hari, langit Boalemo mulai meredup. Awan hitam dan angin kencang mulai bertiup.
Sejumlah pesertapun dibuat was-was akan terjadi cuaca buruk, mengingat letak Pulo Cinta sendiri langsung berhadapan dengan laut lepas.
Tak lama kemudian, kekhwatiran dari sejumlah awak mediapun terbukti benar. Sekitar pukul 16.00 wita, cuaca mulai memburuk.
Ketegangan mulai terlihat dari wajah sejumlah pengunjung yang ada di Pulo Cinta. Merekapun memberanikan diri untuk meninggalkan Pulo Cinta, karena khawatir cuaca akan semakin memburuk, meski sebagian lainnya memilih menetap.
“Kami memang sudah khawatir cuaca akan semakin memburuk, makanya meski angin bertiup kencang kami tetap memaksakan untuk pulang,” ujar Wahyono Mopangga, wartawan Net TV.
Dan benar saja, sekira pukul 17.30 wita, cuaca semakin memburuk. Angin laut bertiup semakin kencang, ombakpun semakin tinggi, berkisar dua meter.
Bahkan, sejumlah cottage mulai terendam air. Sejumlah peserta kunjungan gubernur yang terdiri dari 6 karyawan Grapari, 3 orang Humas Pemprov, dan 2 wartawan Gorontalo terpaksa harus dievakuasi menuju bangunan restoran yang terletak di tengah Pulo Cinta.
Tak hanya itu, empat orang pengunjung yang terdiri dari dua wisatawan asing dan dua wisatawan asal Jakarta ikut dievakuasi.
Pengunjung baru bisa dievakuasi ke daratan sekitar pukul 01.00 dinihari dengan menggunakan satu buah kapal cepat milik TNI Angkatan Laut.(tr-45/sad/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
