Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 November 2017 | 23.52 WIB

Ini yang Dibawa Tim INAFIS Saat Olah TKP di Polres Dharmasraya

Tim INAFIS dari Labfor Mabes Polri cabang Medan melakukan olah TKP, Senin (13/11). - Image

Tim INAFIS dari Labfor Mabes Polri cabang Medan melakukan olah TKP, Senin (13/11).

JawaPos.com - Sehari pascakebakaran yang menghanguskan seluruh bangunan utama Polres Dharmasraya dini hari Minggu (13/11), belum tampak geliat aktivitas pelayanan. Begitu juga belum ada terlihat pembangunan kantor-kantor darurat yang direncanakan dibangun di lapangan badminton dan lapangan tenis sekitar Mapolres Dharmasraya.


Dari pantauan JawaPos.com, sejak pukul 08.00 Wib pagi hari atau usai menggelar apel pagi Senin (13/11), seluruh petugas Mapolres masih sibuk membersihkan lokasi Mapolres. Ada yang menyapu sampah di lapangan upacara, ada juga yang mencatat keperluan kantor yang dibutuhkan untuk pelayan. Ada juga yang duduk-duduk di kantin dan koperasi dekat musala yang berada persis di belakang bangunan utama Polres Dharmasraya yang habis terpanggang.


Sekitar pukul 10.55 WIB, petugas Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (INAFIS) Labfor Polri Cabang Medan sampai di Mapolres Dharmasraya. Tak berdialog banyak dengan Kapolres, petugas INAFIS langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Ada sekitar 14 personel tim INAFIS yang melakukan olah TKP. Mereka mengenakan pakaian oranye dan biru tua.


Setidaknya, hingga pukul 12.30 WIB, tim INAFIS masih mengitari puing-puing bangunan pasca dibakar dua terduga teroris. Satu per satu melihat dengan saksama 20 ruangan yang hangus terbakar. Beberapa petugas INAFIS kadang berlama-lama di salah satu ruangan. Lalu pergi lagi. Kemudian kembali lagi melihat detail benda-benda yang sudah terbakar.

Beberapa personel tim INAFIS juga mengambil sejumlah benda-benda di lokasi kebakaran. Setidaknya ada lima bongkahan benda yang sudah hangus mereka cermati betul. Benda sebesar kepalan tangan orang dewasa lalu mereka masukkan ke wadah plastik. Namun hingga siang sore, mereka belum memberikan keterangan apa-apa terkait hasil temuan selama olah TKP.


Sementara itu Kapolres Dharmasraya AKBP Rudy mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil olah TKP yang tengah berlangsung dilakukan tim INAFIS dari Medan. "Nanti hasil olah TKP ini yang akan menjelaskan asal api soal kebakaran ini," terang Kapolres siang hari Senin (13/11).


Selain itu Kapolres juga mengatakan, jika tim investigasi dari BNPT dan Densus 88 juga akan datang ke lokasi kebakaran. "Tapi hari ini fokus olah TKP dulu," bebernya.


Terkait perihal pelayanan masyarakat, Kapolres menegaskan tetap akan berlangsung. Namun, hari ini material bangunan untuk membangun kantor darurat belum sampai di Mapolres.


"Ya, kita menunggu material dulu. Seperti kayu, papan, dan semua bahan yang dibutuhkan untuk membuat sekat-sekat ruangan. Nanti, kalau sudah datang dan tukangnya sudah ada, langsung kita kerjakan. Sebab, pelayanan tidak boleh terganggu," tegasnya.


Di sisi lain, terkait motif pelaku yang diduga teroris ini, Kapolres mengatakan jika selama ini pihaknya tidak bermasalah dengan masyarakat, apalagi sampai pada tindakan pengancaman. "Sejauh ini aman-aman saja. Tidak pernah saya diteror," ungkap Rudy.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore