
Papan tanda bahaya yang terpasang di Pantai Parangtritis.
JawaPos.com - Angka kecelakaan laut (laka laut) di pesisir pantai Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami penurunan sepanjang tahun ini. Seperti di Pantai Parangtritis, Kabupaten Bantul. Terakhir peristiwa laka laut terjadi pada Minggu (5/11) lalu.
Insiden tersebut menimpa sepasang pengantin baru yang berenang dan terjebak palung laut. "Pengantin baru itu beruntung masih bisa diselamatkan," kata Sekretaris Search and Rescue (SAR) Satlinmas Patangtritis, Rinto Rafli kepada Jawapos.com, Minggu (12/11).
Penyebab terjadinya kecelakaan masih sama, yaitu wisatawan yang tak mematuhi aturan. "Ada beberapa palung di Parangtritis. Tiap palung sudah kami tandai ada bendera hitamnya, agar tak bermain air terlalu dekat dengan palung," ujarnya.
Sepanjang tahun ini, tercatat ada 24 korban laka laut yang berhasil diselamatkan. Ada satu korban tewas akibat bunuh diri, dan satu lagi korban hilang.
Berbeda pada 2016, jumlah laka laut cukup banyak. Yaitu, 50 orang berhasil diselamatkan dan 4 korban ditemukan tewas. "Tahun ini target kami zero accident (nol kecelakaan)," tegasnya.
Menurunnya jumlah laka laut maupun korban, karena seluruh personel yang berjumlah 62 orang disiagakan. Terutama saat musim liburan serta akhir pekan.
Upaya lain yang dilakukan petugas dalam menekan angka laka laut adalah dengan memberi peringatan melalui pengeras suara ketika ada yang bermain air terlalu ke tengah laut. Serta beberapa petugas melakukan patroli lapangan. "Dari mulai Parangtritis, Parangkusumo, Depok," ucapnya.
Angka penurunan itu juga dialami di pantai-pantai yang ada di Kabupaten Gunungkidul. Mulai dari Pantai Seruni, Sepanjang, Krakal, Kukup, Baron, hingga perbatasan Bantul. Ada setidaknya 28 peristiwa dengan dua orang tewas pada tahun ini.
Semetara tahun lalu, ada 183 laka laut dengan 8 orang ditemukan tewas. Terakhir hari ini, menimpa seorang wisatawan di Pantai Watu Lawang, Tepus. "Bukan karena ombak tinggi, tapi terlalu ke tengah dan terseret arus. Ditolong kapal nelayan, korban selamat," imbuh Koordinator SAR Wilayah II Gunungkidul, Marjono.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
