
Ilustrasi
JawaPos.com – Ribuan pelanggar lalu lintas rela antre untuk memenuhi kewajiban membayar denda tilang di Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Indramayu. Mereka menjalni putusan majelis hakim dalam persidangan tilang di ruang sidang PN Kabupaten Indramayu.
Tingginya angka pelanggaran lalu lintas tentu saja terkait digelarnya Operasi Zebra Lodaya yang dilakukan Polres Indramayu, dan berakhir tanggal 29 November 2016 lalu. Pelanggaran pengendara seperti tidak memiliki SIM, tidak membawa surat-surat kendaraan, dan pelanggaran lainnya.
Panitera muda pidana Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu, Suparno mengatakan, jumlah pelanggar lalu lintas setiap minggunya mengalami kenaikan yang signifikan. Dalam dua minggu terakhir, tuturnya, jumlah pelanggar rata-rata naik 100-150 persen dari minggu-minggu biasanya.
"Setiap minggu jumlah pelanggar di atas 1.000 orang sejak awal November hingga awal Desember ini. Kami juga harus bekerja ekstra untuk melayani masyarakat yang akan membayar denda tilang,"kata dia.
Suparno menjelaskan jumlah berkas pelanggar lalu lintas yang dilimpahkan Polres Indramayu ke Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu sebanyak 2.264 berkas pelanggar lalu lintas. Jumlah ini dinilai paling tinggi dalam beberapa tahun terakhir. "Bahkan, jumlahnya paling tinggi selama sidang tilang di Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu dalam dua tahun terakhir," kata dia.
Jumlah pelanggar tilang ini pada 25 November 2016 sebesar 1.267 pelanggar. Jumlah pelanggar setiap minggunya pada bulan November lalu juga mencapai angka rata-rata di atas 1.000 pelanggar.
"Biasanya per minggu, jumlah pelanggar tilang antara 500-600 pelanggar, namun dalam satu bulan terakhir, naik lebih dari 100 persen," kata dia.
Tingginya angka pelanggar ini membuat ruang sidang dipenuhi oleh pelanggar yang akan membayar denda tilang sesuai dengan putusan majelis hakim dalam perkara sidang tilang. Jika dipersentasekan, kenaikan jumlah pelanggar tilang dibandingkan sidang tilang per minggunya naik kurang lebih 200 persen. Sidang tilang di Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu dilakukan setiap hari Jumat.
Sementara itu, panitera pengganti Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu, Juli Raharjo mengatakan, sidang tilang yang dilakukan Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu dilakukan dengan mekanisme persidangan yang ada.
"Untuk pembayaran denda tilang, tim Kejaksaan dan tim Pengadilan Negeri Kabupaten Indramayu bekerja dengan layanan cepat agar pelanggar bisa mengakses informasi sidang tilang dengan mudah setelah ada penetapan dari majelis hakim dalam perkara sidang tilang," kata dia.
Denda tilang sesuai dengan putusan majelis hakim, rata-rata sebesar Rp50.000. "Besaran denda tersebut, sesuai dengan pertimbangan hakim dengan mempertimbangkan sejumlah aspek dan kesalahan pelanggar lalu lintas," kata dia. (oet/yuz/JPG)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
