
Ilustrasi: Lahan kawasan di Gunung Rinjani, Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat yang mengalami kebakaran, Kamis (2/11/2023) Sumber: (ANTARA/HO-Humas Balai TNGR)
JawaPos.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat melahap kawasan Resor Sembalun, Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), LombokTimur, kini diklaim berhasil dikendalikan secara penuh.
Tim gabungan lintas unsur bergerak cepat memadamkan kobaran api yang terdeteksi sejak Jumat sore.
Laporan awal mengenai amuk api pertama kali diterima dari masyarakat pada Jumat (7/8) pukul 16.48 WITA. Tim dari Resor Sembalun bersama siswa PKL SKMA langsung meluncur ke lokasi dan menemukan tiga titik api aktif di wilayah Maletan.
Guna meredam pergerakan api, sebanyak 22 personel gabungan dari Balai TNGR, Masyarakat Mitra Polhut, warga lokal, Polsek dan Koramil Sembalun, hingga Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Timur dikerahkan dalam penanganan tahap pertama.
Namun, memasuki pukul 19.00 WITA, tim di lapangan memutuskan kembali ke pos sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan. Langkah ini diambil mengingat dinamika api dan kondisi medan yang berisiko, dengan tetap menempatkan prioritas utama pada Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) para petugas.
Berdasarkan hasil pengamatan awal di lapangan, perkiraan luas areal yang terdampak mencapai sekitar 30 hektare, walau proses konfirmasi angka pasti masih terus berjalan. Vegetasi yang terbakar dilaporkan didominasi oleh semak, perdu, dan liana.
Upaya pemantauan pergerakan api berlanjut pada Jumat malam memanfaatkan pemantauan udara via drone, dibantu unit mobil pemadam kebakaran dari Pemadam Kebakaran Lombok Timur, Polsek, dan Koramil setempat.
Penanganan skala besar kembali dilanjutkan pada Sabtu (8/8) dini hari pukul 00.15 WITA. Tim gabungan yang dipimpin Kapolres Lombok Timur bersama Kepala SPTN Wilayah II mengerahkan 35 personel tambahan menuju titik api di kawasan Dalem Petung.
Tepat pukul 01.30 WITA, seluruh titik api aktif berhasil dikendalikan tanpa ada tersisa di area penanganan. Saat ini, tim melanjutkan tahap mopping up atau penyisiran untuk memadamkan sisa material bara yang berpotensi memicu timbulnya api kembali.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Prediksi Malaysia vs Filipina: Menang atau Harus Berharap Thailand di Piala AFF 2026
Prediksi Thailand vs Myanmar di Piala AFF 2026: Gajah Perang Berpeluang Lolos sebagai Juara Grup
Daftar Skuad Chelsea dan AC Milan di Indonesia: Luka Modric, Rafael Leao, hingga Cole Palmer
Jadwal Siaran Langsung dan Link Live Streaming Chelsea vs AC Milan, Tayang di Mana?
Tumbang, Andika Kangen Band Minta Doa untuk Kesembuhannya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Prediksi Skor Arsenal vs Dortmund di Emirates Cup 2026: Mikel Arteta Punya Misi Bangkit di Emirates
