Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 31 Juli 2026 | 04.59 WIB

Edukasi Mitigasi Bencana di Sekolah Diperkuat Lewat Sistem Komunikasi Evakuasi

ILUSTRASI BENCANA BANJIR. (JAWA POS) - Image

ILUSTRASI BENCANA BANJIR. (JAWA POS)

JawaPos.com – Upaya membangun budaya kesiapsiagaan bencana sejak usia dini terus diperkuat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor swasta. Selain edukasi di ruang kelas, penyediaan sarana komunikasi darurat dinilai menjadi bagian penting untuk meningkatkan kesiapan sekolah dalam menghadapi situasi bencana.

Sebagai bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), TOA Indonesia menyerahkan sistem audio evakuasi bencana kepada SDN Pasauran 1, Kabupaten Serang, Banten. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi bersama Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Indonesia, serta mendapat dukungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan BPBD Kabupaten Serang.

Sekolah tersebut dipilih karena berada di kawasan pesisir yang memiliki potensi risiko bencana, sehingga membutuhkan dukungan edukasi sekaligus sistem komunikasi darurat yang memadai.

Brand & Community Manager TOA Indonesia, Clara Dinny A., mengatakan program ini merupakan kelanjutan dari komitmen perusahaan setelah sebelumnya meluncurkan video animasi edukasi mitigasi bencana.

"Peluncuran video animasi merupakan langkah awal. Melalui program CSR ini kami ingin memastikan edukasi mitigasi bencana tidak berhenti pada materi pembelajaran, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata di lingkungan sekolah. Harapannya, praktik baik ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lain, khususnya di wilayah pesisir dan daerah yang memiliki potensi risiko bencana," ujarnya.

Sebagai perusahaan yang memiliki pengalaman panjang di bidang public address system dan emergency communication, lanjut Clara, pihaknya selama ini berkontribusi dalam pengembangan sistem komunikasi darurat yang menjadi bagian dari ekosistem early warning system.

Pada program ini, mereka menyerahkan perangkat Z-FV2148W-AS Wall-Mount Evacuation System, yakni sistem komunikasi darurat yang dirancang untuk menyampaikan informasi evakuasi secara cepat dan jelas ketika terjadi keadaan darurat. Sistem tersebut juga dapat diintegrasikan dengan alarm sehingga penyampaian instruksi evakuasi dapat menjangkau seluruh area sekolah secara efektif.

Dosen Program Studi Geologi dan Geofisika FMIPA Universitas Indonesia, Twin Hosea W. Kristyanto, menilai kolaborasi tersebut menjadi contoh bagaimana hasil kajian akademik dapat diterapkan secara langsung di masyarakat.

"Kolaborasi ini menunjukkan bahwa riset dan edukasi dapat diterjemahkan menjadi solusi yang aplikatif. Melalui media pembelajaran yang tepat serta dukungan fasilitas komunikasi darurat, kami berharap budaya kesiapsiagaan dapat mulai dibangun sejak usia dini," katanya.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore