
Ilustrasi Nahdlatul Ulama. PBNU belum lama ini memberikan pendidikan HAM bagi para mahasiswa dan santri senior. Itu dilakukan agar nilai-nilai HAM dapat diimplementasikan dalam segala aspek kehidupan
JawaPos.com - Pengasuh Pondok Pesantren Sembilangan, Bangkalan, Madura, Muhammad Shofwan Taj menyoroti jalannya Konbes dan Munas NU di Ploso, Kediri, Jawa Timur. Menurutnya terdapat pihak-pihak yang menunjukan sikap tidak pantas demi kepentingan sendiri.
Lora Shofwan menilai tindakan seperti ini seperti premanisme. Mereka dianggap mengabaikan adab yang dijunjung oleh kelompok pesantren.
“Salah satunya terlihat saat sidang pleno III konbes dan munas NU di Ploso. Bagaimana para preman organisasi bermanuver dihadapan para masyayikh NU dan sesepuh pesantren. Tanpa adab dan unggah-ungguh santri, mereka meluapkan pikiran dan sikap emosional,” kata Shofwan, Rabu (24/6).
Dia mengingatkan tokoh NU harus bersikap bijak di ruang publik. Sebab, mereka akan menjadi contoh banyak pihak.
“Tidak hanya yang muda-muda, yang tua pun bertindak, sama. Padahal, mereka tokoh di lingkungan NU, dan memiliki pengikut tidak sedikit. Bila itu ditiru generasi berikutnya, awan gelap akan terus menyelimuti NU,” tambahnya.
Shofwan mengatakan, pragmatisme tidak boleh ditonjol di dalam NU. Sebab, akan merusak moral jam’iyyah.
“Kalau sudah seperti ini, Hadratussyeikh KH M. Hasyim Asy’ari telah mengingatkan dalam fatwanya di kitab ‘tanbih an-nahdliyyin’ karya KH Imam Zarkasyi Junaidi, Banyuwangi tentang kerusakan NU bila pragmatisme meluas didalam jam’iyyah,” imbuhnya.
Baginya, NU bisa mengalami kerusakan bila pemimpinnya hanya berorientasi kepada kekuasaan. NU harus dikembalikan kepada niat awal pendiriannya sebagai organisasi kemasyarakatan.
“NU sekarang tidak lagi menjadi civil society atau pusat keseimbangan strategis yang hidup ditengah masyarakat; yang berkhidmah melayani keluh kesah rakyat demi kemashalatan umat,” tegasnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
