
Tim Jibom dari Polda Papua melakukan penyisiran dan sterilisasi lokasi ledakan di Biak Numfor yang memakan korban. (Polda Papua)
JawaPos.com - Tim SAR Gabungan menemukan belasan body part jenazah korban ledakan di Komplek Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Temuan itu diperoleh setelah penyisiran berlangsung pada Senin (1/6).
Dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media pada Selasa (2/6), Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menyampaikan bahwa jenazah 5 korban meninggal dunia sudah berhasil dievakuasi dan sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota.
Namun demikian, Tim SAR Gabungan yang melibatkan petugas dari Basarnas, TNI, Polri, dan instansi lainnya masih terus melakukan pencarian terhadap 3 korban hilang. Dia menyebut, fokus pencarian berada di area Ring 2, utamanya di wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian.
”Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal,” kata Ari.
Dalam proses pencarian yang sudah dilakukan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 13 body part jenazah korban berupa serpihan yang sudah diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selain pencarian korban, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua juga langsung melakukan penyisiran awal di sekitar lokasi ledakan. Hasilnya, mereka menemukan 2 proyektil yang sebelumnya telah diambil amunisinya dengan cara cara paksa serta 1 granat nanas yang telah dimodifikasi.
Untuk mendukung proses penyisiran dan sterilisasi di lokasi ledakan, Tim Jibom akan tetap berada di Biak sampai seluruh lokasi dinyatakan aman. Hari ini, tambahan kekuatan datang ke Biak Numfor. Mereka berasal dari Gegana dan Inafis Polda Papua.
Berdasar data terbaru, jumlah korban luka ringan akibat ledakan sebanyak 18 orang, 2 diantaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 56 orang, terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 pengungsi balita.
Polres Biak Numfor kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area Ring 1 yang saat ini masih dalam status steril dan dalam pengamanan ketat. Imbauan tersebut tidak hanya berlaku bagi masyarakat, melainkan juga seluruh unsur aparat yang terlibat dalam penanganan kejadian.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
