Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 April 2026 | 07.48 WIB

Gus Ipul Diminta Fokus Siapkan Muktamar ke-35 NU, Kiai Rembang Berharap Terjalin Rekonsiliasi

Ilustrasi Nahdlatul Ulama (NU). (Nu Online) - Image

Ilustrasi Nahdlatul Ulama (NU). (Nu Online)

JawaPos.com -  Pengasuh Pondok Pesantren Ma’hadul Ilmi as-Syar’i Sarang, Rembang, Jawa Tengah (Jateng), Achmad Rosikh Roghibi meminta Menteri Sosial Saefullah Yusuf alias Gus Ipul agar fokus menyiapkan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) beserta Konbes dan Munas Alim Ulama. Terlebih waktu pelaksanaan sudah semakin dekat.

"Sebagai Ketua OC Gus Ipul harus fokus pada tugas dan tanggung jawab pelaksanaan seluruh agenda dan rangkaian kerja menuju muktamar," kata Rosikh, Jumat (10/4).

Dia menjelaskan, pelaksanaan Muktamar NU tinggal menyisakan waktu 5 bulan, lebih singkat dari waktu yang biasanya dibutuhkan selama 1 tahun. Butuh usaha ekstra agar kegiatan ini bisa berjalan maksimal.

"Semestinya kepanitiaan utama muktamar adalah mereka yang secara keilmuan memahami karakter Islam ahlus sunnah wal jamaah, mendalami kepribadian NU, pesantren dan geopolitik lokal hingga global. Dan, memiliki orientasi yang jernih dan mendalam untuk bisa menempatkan posisi NU secara strategis dalam konstelasi nasional dan internasional," imbuhnya.

Dengan waktu yang sangat singkat, panitia harus menyiapkan Muktamar yang berkualitas supaya NU bisa menjalani abad kedua eksistensinya dengan baik. Sehingga perjuangan untuk Islam Aswaja, Indonesia, umat dan rakyat tetap berjalan sesuai pakem organisasi.

Adanya berbagai masalah yang mendera internal PBNU beberapa waktu terakhir juga perlu menjadi perhatian serius nahdliyyin. Atas dasar itu, segala bentuk potensi konflik harus diredam maksimal.

"Terutama dalam proses pemilihan pimpinan tertinggi PBNU. Apalagi bila konflik itu beririsan dengan posisi mereka di PT BUMNU yang mendapat konsesi kelola tambang," tegasnya.

Rosikh menyampaikan, para masyayikh-ulama NU, pesantren, dan warga nahdliyyin menghendaki agar rekonsiliasi jamiyyah secara menyeluruh tanpa syarat menjadi arus utama menuju muktamar ke-35 NU. Mereka menegaskan agar jangan membawa konflik internal PBNU saat ini kedalam Muktamar.

Pada konteks ini, bila kepanitiaan utama muktamar yang ditetapkan PBNU tidak berubah, maka harus dipastikan bisa fokus pada tugas dan tanggung jawab serta upaya ekstra dalam penyelenggaraannya. Karenanya, ada beberapa hal dan kondisi yang harus dipenuhi demi sukses pelaksanaan dan hasil muktamar sebagaimana semangat rekonsiliasi dalam memenuhi harapan struktural jamiyyah dan jamaah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore