
Suasana pelabuhan Gilimanuk pada H-7 lebaran, sabtu (14/3/2026) lalu. (ASDP)
JawaPos.com - Kemacetan parah di jalur mudik Denpasar-Gilimanuk menjelang libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/ 2026, menjadi sorotan nasional. Antrean kendaraan pun dilaporkan mengular hingga 45 kilometer.
Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (GAPASDAP) menilai kemacetan tersebut dipicu oleh lonjakan arus kendaraan selama periode mudik, yang waktunya berdekatan dengan Hari Suci Nyepi.
Meski demikian, GAPASDAP menegaskan persoalan kemacetan di penyeberangan menuju Gilimanuk ini tidak bisa diatasi hanya dengan pembatasan operasional kendaraan atau rekayasa lalu lintas sementara.
"Langkah pembatasan melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) hanya solusi jangka pendek, dan itu tidak menyentuh akar masalah," ucap Ketua Umum GAPASDAP, Khoiri Soetomo, dalam keterangannya, Selasa (17/3).
Menurut Khoiri, akar permasalahan terletak pada ketidakseimbangan antara pertumbuhan jumlah armada kapal dan kapasitas dermaga di pelabuhan penyeberangan yang belum mampu mengimbangi peningkatan kebutuhan layanan.
Baca Juga:Pemerintah Gelontorkan Bansos Tahap II Senilai Rp 100 Miliar untuk Korban Bencana di Aceh Timur
Jumlah kapal terus bertambah untuk memenuhi mobilitas masyarakat dan logistik, sementara pembangunan dermaga tidak sepadan, sehingga terjadi bottleneck yang membuat kapal dan kendaraan menunggu lama untuk sandar.
“Jika dermaga tidak bertambah, jalan menuju pelabuhan akan selalu menjadi parkiran. Kami mendorong pemerintah untuk menyusun roadmap pembangunan dermaga pelabuhan penyeberangan secara nasional," imbuhnya.
GAPASDAP mengusulkan pembangunan bertahap dengan target minimal satu pasang dermaga baru tiap tahun di lintasan utama nasional, guna meningkatkan kapasitas penyeberangan seiring pertumbuhan
Dari sisi anggaran, Khoriri menyebut pembangunan dermaga penyeberangan tidak memerlukan biaya yang besar. "Secara estimasi kasar bahkan nilai pembangunan satu dermaga tak sampai seperlima anggaran program MBG dalam 1 hari," celetuk Khoiri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022