Logo JawaPos
Author avatar - Image
06 Maret 2026, 18.38 WIB

Nyepi dan Idul Fitri Nyaris Bersamaan, Korlantas Polri Koordinasi Langsung dengan Pemda Bali Agar Operasi Ketupat Berjalan Lancar

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berkoordinasi dengan Gubernur Bali I Wayan Koster untuk memastikan Operasi Ketupat 2026 berjalan dengan baik. (Polri) - Image

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berkoordinasi dengan Gubernur Bali I Wayan Koster untuk memastikan Operasi Ketupat 2026 berjalan dengan baik. (Polri)

 

JawaPos.com–Untuk memastikan Operasi Ketupat 2026 berjalan lancar di Bali, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho berkoordinasi langsung dengan Gubernur Bali I Wayan Koster. Dalam pertemuan itu, mereka membahas ihwal Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang tahun ini kembali dirayakan nyaris bersamaan.

Irjen Agus menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat dapat berjalan aman dan lancar. Mengingat selama Nyepi, aktivitas di Bali berhenti total. Di saat bersamaan, Operasi Ketupat 2026 harus tetap berjalan.

”Operasi Ketupat adalah operasi kemanusiaan. Jadi bukan hanya di bidang lalu lintas, bukan hanya mengamankan arus mudik dan arus balik, tetapi negara hadir dalam rangka mengamankan momentum sosial masyarakat,” ucap Agus dalam keterangan resmi pada Jumat (6/3).

Jenderal bintang dua Polri itu pun menekankan kembali, pengamanan dalam Operasi Ketupat 2026 mencakup beberapa klaster penting. Mulai jalur tol, jalan arteri, pelabuhan penyeberangan seperti Gilimanuk–Ketapang, tempat ibadah, sampai kawasan wisata yang juga banyak tersebar di Pulau Dewata.

”Tempat wisata juga menjadi perhatian karena Bali merupakan salah satu tujuan wisata utama masyarakat saat libur lebaran,” kata Agus Suryonugroho.

Selain itu, Agus memastikan bahwa pengaturan penyeberangan di Pelabuhan Gilimanuk telah disiapkan untuk menyesuaikan dengan pelaksanaan Hari Raya Nyepi. Sehingga arus lalu lintas kendaraan dan operasional pelabuhan tidak mengganggu Hari Raya Nyepi.

”Penyeberangan Gilimanuk sudah diatur jam berapa dibuka dan jam berapa ditutup, termasuk dari Ketapang ke Gilimanuk. Kami juga sudah mendapat laporan dari Ditlantas Polda Bali,” terang Agus Suryonugroho.

Menurut Agus sinergi antara Polri dan pemerintah daerah (pemda) menjadi kunci dalam menjaga keamanan dan kelancaran aktivitas masyarakat selama periode Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri. Sehingga seluruh agenda besar yang melibatkan banyak masyarakat dapat terlaksana dengan aman dan lancar.

Dalam keterangan yang sama, Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan apresiasi atas kunjungan Agus datang langsung ke Bali untuk berkoordinasi terkait pengamanan sejumlah agenda besar. Khususnya terkait dengan Operasi Ketupat 2026 dan Hari Raya Nyepi.

”Saya sebagai Gubernur tentu harus ikut berkontribusi mendukung rencana bapak kakorlantas, karena ini adalah program bapak kapolri yang harus kita sukseskan secara bersama-sama,” ujar Agus Suryonugroho.

Tahun ini, Polri mengerahkan 161 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rencananya operasi tersebut berlangsung selama dua pekan. Mulai 13-25 Maret mendatang. Pengerahan ratusan ribu personel ditujukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para pemudik.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore