Kerusakan akibat banjir yang membawa material pohon dan lumpur di pemukiman rumah warga di wilayah Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padan, Sumbar, pada Kamis (27/11). (BNPB)
JawaPos.com - Bencana banjir, longsor, dan angin kencang di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) mendorong berbagai instansi untuk memberikan bantuan. TNI AL mengerahkan 6 KRI dan 4 helikopter untuk membantu penanggulangan bencana. Salah satunya kapal bantu rumah sakit, KRI Soeharso-990 dan KRI Semarang-594.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menyampaikan bahwa pihaknya menggerakan alat utama sistem persenjataan (alutsista) ke Sumbar dan Sumut untuk membantu evakuasi korban, distribusi bantuan, dan penanganan korban yang butuh tindakan dari petugas medis akibat terdampak bencana.
”Dalam operasi kemanusiaan ini, TNI AL mengerahkan berbagai unsur laut dan udara serta tenaga kesehatan, meliputi Kapal Bantu Rumah Sakit KRI Soeharso-990, KRI Semarang-594 untuk mendukung pengiriman logistik, pergeseran pasukan, serta evakuasi korban,” terang Tunggul.
Selain itu, TNI AL mengerahkan 3 KRI lain. Yakni KRI Teluk Banten-516, KRI Teluk Gilimanuk-531, dan KRI Teluk Celukan Bawang-532 untuk membawa bantuan berupa bahan kontak, tenda lapangan, peralatan kesehatan dan perahu karet. Kemudian dikerahkan juga KRI Brawijaya-320 dalam penanggulangan bencana alam tersebut.
”TNI AL juga mengerahkan kekuatan udara yaitu 4 helikopter onboard dari Puspenerbal, prajurit Kopaska yang siap membantu proses evakuasi, pembersihan area terdampak, pemberian bantuan langsung kepada masyarakat. Serta Batalyon Kesehatan Marinir yang siap memberikan layanan medis, pendirian pos kesehatan lapangan, serta penanganan darurat bagi korban luka-luka,” terang dia.
Lebih lanjut, Angkatan Laut melalui jajaran kewilayahan Kodaeral I Belawan dan Kodaeral II Padang juga sudah bergerak melaksanakan evakuasi dan perbantuan terhadap korban bencana di Sumut dan Sumbar. Dengan hadirnya unsur laut, pasukan khusus, dan tenaga medis yang terlatih, diharapkan proses evakuasi dan distribusi bantuan dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
”Guna meringankan masyarakat terdampak bencana dan membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak,” imbuhnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
