Ilustrasi ekspor. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Badan Karantina Indonesia mengajak pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang tersebar di berbagai daerah untuk tak ragu menjadi eksportir dan memperbanyak produk Indonesia di luar negeri, dikutip dari ANTARA.
Kualitas produk Indonesia sudah diakui dunia dan Badan Karantina Indonesia (Barantin) mengajak pelaku usaha untuk menjadi pelaku ekspor.
"Jami siap bekerjasama untuk mengedukasi pelaku usaha melengkapi syarat yang diajukan negara tujuan,” kata Kepala Barantin, Sahat Manaor Panggabean di Jakarta, Kamis.
Barantin berperan sebagai "economic tools" instrumen ekonomi untuk mendorong ekspor dan meningkatkan keberterimaan (acceptability) produk Indonesia di pasar global.
Menurut dia, nilai ekspor komoditas karantina pada Januari hingga Oktober 2025 telah mencapai Rp304,7 triliun.
Ia mengatakan, capaian ini didorong oleh perluasan kerja sama internasional dan penandatanganan protokol karantina dengan negara-negara tujuan ekspor guna memastikan keberterimaan produk Indonesia di pasar global.
Pihaknya juga memperkuat digitalisasi layanan. Barantin memiliki sistem "Barantin Electronic System for Transaction and Utility Service Technology (BEST TRUST) yang terintegrasi dengan "Indonesia National Single Window" (INSW).
“Langkah ini diharapkan mampu menyederhanakan, mempercepat, dan meningkatkan transparansi layanan dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global,” kata dia.
Ia mencontohkan produk Indonesia yang diminati, mulai dari sarang burung walet, bulu, burung, buah-buahan seperti manggis, mangga dan lainnya. Hasil perikanan seperti ikan tuna, ikan cakalang hingga rumput laut menjadi primadona.
“Kelapa sawit dan beragam turunannya serta kopi dan lainnya yang nilainya cukup besar saat diekspor,” kata dia.
Ia memastikan layanan kepala pelaku usaha terkait perizinan tidak membutuhkan waktu lama hingga berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Saat ini rata-rata seluruh perizinan selesai dalam waktu enam jam.
“Jika seluruh dokumen lengkap dan tidak ada kendala kami pastikan dalam waktu beberapa jam sudah selesai,” kata dia.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
