Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 21.31 WIB

Gunung Semeru Erupsi, Petugas di Lumajang Laporkan Tinggi Letusan Sempat Menyentuh 800 Meter di Atas Puncak

Foto erupsi Gunung Semeru pada Senin (8/9) pagi (HO-PVMBG) - Image

Foto erupsi Gunung Semeru pada Senin (8/9) pagi (HO-PVMBG)

JawaPos.com – Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi dengan tinggi letusan yang sempat mencapai 800 meter pada Senin (8/9).

Gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur tersebut sempat mengalami delapan kali erupsi di atas puncak (Mahameru).

Dikutip dari situs berita ANTARA, Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru Sigit Rian Alfian memberikan laporan tertulis terkait erupsi yang diterima di Lumajang.

“Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Senin, 8 September 2025, pukul 07.20 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 600 meter di atas puncak,” kata Sigit.

Sigit mengatakan bahwa erupsi tersebut menyemburkan abu vulkanik yang teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya.

Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 21 mm dan durasi 177 detik.

Gunung Semeru dilaporkan mengalami erupsi pertama pada pukul 00.27 WIB dengan visual kolom letusan tidak teramati.

Liswanto yang waktu itu bertugas mengatakan bahwa saat laporan tersebut dibuat, erupsi Gunung Semeru masih berlangsung.

Ia kembali melaporkan erupsi kedua hingga keempat Gunung Semeru masing-masing pada pukul 00.31 WIB, 01.23 WIB, dan 01.32 WIB dengan visual kolom letusan tidak teramati.

Liswanto kemudian melaporkan bahwa Gunung Semeru mengalami erupsi kelima pada pukul 04.52 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 400 meter di atas puncak.

Ia memperbarui laporannya bahwa Gunung Semeru mengalami erupsi keenam pada pukul 05.43 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 700 meter di atas puncak.

Ia terus-menerus memperbarui laporannya bahwa Gunung Semeru mengalami erupsi ketujuh pada pukul 05.59 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 800 meter di atas puncak.

Berdasarkan keterangan dari aplikasi MAGMA Indonesia pada Senin (8/9), erupsi Semeru saat ini masih dalam status Waspada atau level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengimbau agar masyarakat tidak melakukan aktivitas apapun di sepanjang Besuk Kobokan sejauh delapan kilometer dari puncak.

Masyarakat dilarang beraktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore