
Survei lokasi zona inti rencana penetapan kawasan konservasi perlindungan hiu paus di Teluk Saleh yang berada di utara Pulau Sumbawa. (ANTARA)
JawaPos.com - Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersama para mitra melakukan survei ke lokasi zona inti rencana penetapan kawasan konservasi perlindungan hiu paus di Teluk Saleh yang berada di utara Pulau Sumbawa. Kepala Dislutkan NTB Muslim mengatakan survei yang dilakukan pada 28 Agustus 2025 adalah tindak lanjut dari diskusi kelompok terpumpun terkait usulan penetapan kawasan konservasi hiu paus.
"Kegiatan itu bukan hanya tentang konservasi hiu paus, tetapi juga bagaimana kita bersama-sama menjaga ekosistem laut Teluk Saleh untuk keberlanjutan sumber daya, pariwisata, dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya dikutip Selasa (2/9).
Tim Dislutkan NTB meninjau empat titik zona inti yang memiliki ekosistem penting di Teluk Saleh, seperti terumbu karang, rumah ikan, dan lokasi pengasuhan anak hiu paus. Selain itu, mereka juga menemukan pula sejumlah rumpon milik masyarakat yang dimanfaatkan sebagai tempat bertelurnya ikan terbang.
"Keterlibatan masyarakat dalam proses penetapan kawasan konservasi hiu paus menjadi hal penting agar pengelolaan kawasan dapat berjalan efektif," kata Muslim.
Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa pemerintah berharap masyarakat, pelaku wisata, dan seluruh pemanfaatan kawasan di Teluk Saleh dapat memahami rencana zonasi yang telah disepakati bersama. Penerapan zonasi tersebut menjadi langkah bagi pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan ekosistem laut serta pemanfaatan kawasan, termasuk pariwisata hiu paus secara berkelanjutan.
Pemerintah NTB menjadikan perairan Teluk Saleh sebagai kawasan konservasi hiu paus berbasis biota. Perairan seluas 1.459 kilometer persegi dan panjang 282 kilometer tersebut merupakan habitat ikan eksotis hiu paus yang menjadi daya tarik bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
Berdasarkan riset yang dilakukan Yayasan Konservasi Indonesia pada 2017 sampai 2022, Teluk Saleh memiliki 108 individu hiu paus dan menjadikan kawasan itu sebagai habitat hiu paus terbesar kedua setelah Teluk Cenderawasih di Papua Barat.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
