Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 17 Agustus 2025 | 19.48 WIB

Gempa M 5,8 Guncang Poso: 13 Orang Dirawat, Gereja Rusak

Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa) - Image

Ilustrasi gempa bumi. (Istimewa)

JawaPos.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,8 mengguncang Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, pada Minggu (17/8). Getaran kuat membuat warga panik dan berhamburan keluar rumah.

Dikutip dari Radar Palu (JawaPos Group), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Poso melaporkan sebanyak 13 orang dirujuk ke RSUD Poso dengan kondisi 2 orang kritis. Selain itu terdapat 6 orang lainnya mendapat perawatan di Puskesmas Tokorondo.

Tak hanya itu, satu unit rumah ibadah, yakni Gereja Jemaat Elim di Desa Masani, juga dilaporkan rusak akibat guncangan.

"Pendataan terhadap jumlah pengungsi masih terus dilakukan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Minggu (17/8).

Gempa yang terjadi sekitar pukul pagi hingga siang hari itu membuat masyarakat panik. Guncangan terasa cukup kuat di wilayah Kecamatan Poso Pesisir, khususnya di Desa Masani, Tokorondo, Towu, Pinedapa, Tangkura, dan Lape.

"Gempa dirasakan kuat selama kurang lebih 15 detik. Sebagian besar masyarakat berhamburan keluar rumah untuk mencari tempat aman," lanjut Abdul Muhari.

Episenter gempa terletak di laut, tepatnya 13 kilometer arah barat laut Kota Poso pada kedalaman 10 kilometer. Hingga kini, dilaporkan telah terjadi 15 kali gempa susulan.

Sesaat setelah gempa, BPBD Poso langsung melakukan monitoring dan koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan desa. Tim gabungan turun melakukan assessment lapangan untuk mendata kerusakan dan kebutuhan warga.

Hingga saat ini, kebutuhan paling mendesak adalah tenda dan obat-obatan bagi warga terdampak.

Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto memerintahkan agar langkah cepat segera dilakukan. Melalui Kedeputian Bidang Penanganan Darurat, ia meminta koordinasi di lapangan diperkuat.

Kepala BNPB juga menginstruksikan agar tim segera turun ke lokasi untuk memberikan bantuan langsung.

"Analisa betul kondisi di sana. Kita segera masuk kesana," tegas Suharyanto.

Hingga berita ini diturunkan, BPBD bersama aparat terkait terus melakukan pendataan korban, kerusakan, dan kebutuhan warga. Potensi gempa susulan juga menjadi perhatian, sehingga masyarakat diminta tetap waspada.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore