
Bupati Jember Fawait memprotes penutupan Jalur Gumitir yang berimbas pada krisis BBM di Jember. (Radar Jember)
JawaPos.com - Bupati Jember Muhammad Fawait menyayangkan penutupan Jalur Gumitir yang tak diantisipasi dampaknya, khususnya bagi pasokan BBM. Ia menyebut penutupan tersebut memicu krisis BBM di Jember dan antrean panjang.
"Kenapa penutupan jalan (Gumitir) tidak diprediksi sebelumnya? memang penutupan itu kewenangan pusat, BBM juga kewenangan pusat, malah kita memprotes," ujar Fawait, sebagaimana dikutip dari Radar Jember (Jawa Pos Group), Selasa (29/7).
Menurut dia, keberatan serupa sempat disampaikan anggota DPRD Jember, yang meminta penutupan jalur Gumitir dikaji ulang. Namun, saran tersebut tak digubris dan kini, warga Jember merasakan dampaknya.
Bupati Fawait menyampaikan bahwa pasokan BBM tambahan dikirim dari Malang dan Surabaya. Armada bantuan dari Solo juga dikerahkan guna mempercepat pendistribusian BBM ke wilayah Jember.
Meski dapat pasokan BBM tambahan, antrean kendaraan tetap terlihat di hampir semua SPBU Jember. Bahkan hingga Selasa (29/7), warga masih kesulitan mendapatkan BBM hingga mengantre 4-10 jam.
Gus Fawait, sapaan akrabnya, meminta Pertamina agar tidak hanya fokus pada distribusi BBM, tetapi juga memastikan distribusi dan pasokan gas elpiji di masyarakat Jember aman.
"Sudah kami ingatkan, bukan cuma BBM, tetapi elpijinya juga harus diantisipasi. Jangan sampai langka seperti sebelum-sebelumnya. Kami akan pantau, day to day untuk memantau perkembangannya," imbuhnya.
Ia mengaku telah menyampaikan keberatannya secara terbuka atas kekacauan distribusi BBM di Jember ini kepada Pertamina dan telah ada solusi, Yakni penambahan armada untuk pengiriman BBM ke Jember.
"Kita protes ke Pertamina dan meminta agar mengambil langkah-langkah taktis, akhirnya sudah ada solusi, Pertamina mengerahkan banyak truk untuk pengiriman ke Jember," jelasnya.
Fawait memastikan Pemerintah Kabupaten Jember tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan Pertamina. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panic buying.
"Saya juga minta kepada masyarakat Jember tetap tenang, meski ini bukan kewenangan kami, tapi kami terus berupaya, berkoordinasi dengan pihak terkait dan berwenang, agar soal BBM ini segera teratasi," imbuh Fawait.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
