Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 Juli 2025 | 03.24 WIB

Krisis BBM di Jember Makin Parah, Bupati Fawait Protes Penutupan Jalur Gumitir dan Minta Pertamina Tambah Pasokan

Bupati Jember Fawait memprotes penutupan Jalur Gumitir yang berimbas pada krisis BBM di Jember. (Radar Jember) - Image

Bupati Jember Fawait memprotes penutupan Jalur Gumitir yang berimbas pada krisis BBM di Jember. (Radar Jember)

JawaPos.com - Bupati Jember Muhammad Fawait menyayangkan penutupan Jalur Gumitir yang tak diantisipasi dampaknya, khususnya bagi pasokan BBM. Ia menyebut penutupan tersebut memicu krisis BBM di Jember dan antrean panjang.

"Kenapa penutupan jalan (Gumitir) tidak diprediksi sebelumnya? memang penutupan itu kewenangan pusat, BBM juga kewenangan pusat, malah kita memprotes," ujar Fawait, sebagaimana dikutip dari Radar Jember (Jawa Pos Group), Selasa (29/7).

Menurut dia, keberatan serupa sempat disampaikan anggota DPRD Jember, yang meminta penutupan jalur Gumitir dikaji ulang. Namun, saran tersebut tak digubris dan kini, warga Jember merasakan dampaknya.

Bupati Fawait menyampaikan bahwa pasokan BBM tambahan dikirim dari Malang dan Surabaya. Armada bantuan dari Solo juga dikerahkan guna mempercepat pendistribusian BBM ke wilayah Jember.

Meski dapat pasokan BBM tambahan, antrean kendaraan tetap terlihat di hampir semua SPBU Jember. Bahkan hingga Selasa (29/7), warga masih kesulitan mendapatkan BBM hingga  mengantre 4-10 jam.

Gus Fawait, sapaan akrabnya, meminta Pertamina agar tidak hanya fokus pada distribusi BBM, tetapi juga memastikan distribusi dan pasokan gas elpiji di masyarakat Jember aman.

"Sudah kami ingatkan, bukan cuma BBM, tetapi elpijinya juga harus diantisipasi. Jangan sampai langka seperti sebelum-sebelumnya. Kami akan pantau, day to day untuk memantau perkembangannya," imbuhnya. 

Ia mengaku telah menyampaikan keberatannya secara terbuka atas kekacauan distribusi BBM di Jember ini kepada Pertamina dan telah ada solusi, Yakni penambahan armada untuk pengiriman BBM ke Jember.

"Kita protes ke Pertamina dan meminta agar mengambil langkah-langkah taktis, akhirnya sudah ada solusi, Pertamina mengerahkan banyak truk untuk pengiriman ke Jember," jelasnya.

Fawait memastikan Pemerintah Kabupaten Jember tidak tinggal diam dan terus berkoordinasi dengan Pertamina. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panic buying.

"Saya juga minta kepada masyarakat Jember tetap tenang, meski ini bukan kewenangan kami, tapi kami terus berupaya, berkoordinasi dengan pihak terkait dan berwenang, agar soal BBM ini segera teratasi," imbuh Fawait. 

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore