Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 8 Juli 2025 | 13.46 WIB

Satu Lagi Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya Teridentifikasi, Warga Banyuwangi

Jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (6/7) kemarin. (Dokumentasi Basarnas) - Image

Jenazah korban KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan tim SAR gabungan pada Minggu (6/7) kemarin. (Dokumentasi Basarnas)

JawaPos.com - Satu lagi jenazah korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya, yang ditemukan nelayan sekitar pada Minggu sore (6/7), berhasil teridentifikasi.

Ia adalah Daniar Nadief Inzaqi, 21 tahun, warga Kecamatan Glenmore, Kabupaten Banyuwangi. Ia ditemukan di sekitar Perairan Senggrong, Muncar pada 16.00 WITA, dalam keadaan membusuk dan identitasnya tak dikenali. 

Deputi Bidang Operasi Pencarian dan Pertolongan Kesiapsiagaan Basarnas, Ribut Eko Suyatno mengatakan bahwa tim DVI Polda Jawa Timur berhasil mengidentifikasi korban berdasarkan data primer dan sekunder.

Data primer, dalam hal ini mengacu pada pemeriksaan sidik jari dan rekam gigi korban. Sementara data sekunder, merupakan terkait ciri-ciri fisik dan pakaian yang dikenakan korban saat ditemukan.  

"Jenazah kedua yang ditemukan (Minggu kemarin), berhasil diidentifikasi oleh tim DVI POLDA Jatim, yakni atas nama Daniar Nadief Inzaqi, 21 tahun, asal Glenmore," tutur Eko dalam keterangannya, Selasa (8/7).

Sebelum Daniar, satu jenazah laki-laki ditemukan mengambang di perairan Selat Bali oleh KRI Fanildo pada Minggu (6/7) sekitar pukul 10.14 WITA. Setelah dilakukan proses identifikasi, ia adalah I Kadek Oka, 51 tahun.

Warga Desa Banjarangkat, Kecamatan Banjarangat, Kabupaten Klungkung, Bali ini tercatat sebagai penumpang KMP Tunu Pratama Jaya. Saat ditemukan, Kadek mengenakan kaos biru, celana pendek, dan tanpa identitas.

Setelah Kadek dan Daniar, informasi yang dihimpun Jawa Pos, satu jenazah lagi ditemukan nelayan pada Minggu sore. Namun hingga kini, tim SAR gabungan belum memberikan pernyataan terkait temuan tersebut.

Kronologi singkat

Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya dilaporkan terbalik dan tenggelam di Selat Bali saat menyeberang dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.

Laporan dari Dermaga LCM Gilimanuk mengungkapkan bahwa KMP Tunu Pratama Jaya sempat mengirim sinyal darurat pada pukul 00.16 WITA. Tak berselang lama, tepat pukul 00.19 WITA, kapal mengalami blackout.

Cuaca ekstrem juga disebut menjadi salah satu penyebab tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Gelombang laut setinggi 2,5 meter di Selat Bali membuat kapal kehilangan stabilitas dan karam di titik koordinat -08°09.371', 114°25, 1569. 

Berdasarkan data manifest, saat peristiwa nahas tersebut terjadi, KMP Tunu Pratama Jaya sedang membawa 65 orang, dengan rincian 53 penumpang dan 12 kru kapal.

Dengan teridentifikasinya dua jenazah yang ditemukan, sebanyak 39 korban KMP Tunu Pratama Jaya telah dievakuasi, dengan rincian 30 korban selamat dan 9 meninggal dunia (8 di antaranya telah teridentifikasi). (*)

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore