
Petugas gabungan mengevakuasi jenazah salah satu korban tenggelam di Pantai Pancer Door, Pacitan. (Dok. Kantor SAR Surabaya)
JawaPos.com – Liburan keluarga di Pantai Pancer Door, Pacitan, berakhir duka. Tiga bocah dilaporkan terseret ombak saat bermain di tepi muara pada Jumat pagi (20/6). Hingga Sabtu (21/6), dua di antaranya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sementara satu anak lainnya masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit Purnomo Hadi menjelaskan, bahwa tim SAR gabungan menemukan jenazah korban pertama, Asna Amalia At Tazkiah, 11, pada pukul 11.45 WIB. Beberapa jam kemudian, pukul 16.00 WIB, korban kedua, Aisyah Arifatul, 10, berhasil ditemukan di lokasi berjarak sekitar 100 meter dari titik awal kejadian.
“Kedua jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke RSUD Pacitan untuk proses identifikasi,” ujar Nanang yang bertindak sebagai SAR Mission Coordinator dalam operasi tersebut.
Ketiganya dilaporkan tengah bermain air di sekitar muara pantai saat ombak besar datang secara tiba-tiba dan menyeret mereka ke tengah laut. Sang ibu dari Asna, Asmil Mukaromah, 44, sempat mencoba menolong, namun ikut terseret arus dan ditemukan meninggal tak lama setelah kejadian.
Satu korban lainnya, Aminah Nayyifatul Mardliyah, 12, hingga kini belum ditemukan. Informasi dari keluarga menyebutkan bahwa Aisyah dan Aminah berdomisili di Mojokerto, namun tercatat secara administrasi sebagai warga Sukolilo, Surabaya.
Pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai unsur: Pos SAR Trenggalek, BPBD Pacitan, TNI AL, Polres Pacitan, Satpolairud, PMI, relawan Banser, Tagana, SAR MTA, serta warga sekitar. Tim mengerahkan tiga regu pencari di laut (SRU) yang menyisir area seluas lebih dari 3 mil laut dengan perahu karet. Penyisiran juga dilakukan di sepanjang garis pantai.
“Kondisi gelombang cukup menantang. Tapi tim tetap maksimal melakukan pencarian dengan tetap mengutamakan keselamatan personel,” ujar Nanang.
Tim SAR mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat berkunjung ke pantai, terutama di area muara dan perairan dengan ombak besar. Kewaspadaan penting untuk mencegah musibah serupa terulang. Pencarian terhadap korban ketiga masih terus dilanjutkan hingga ditemukan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
