Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 Mei 2024 | 01.57 WIB

Cari Korban Galodo Banjir Bandang Sumbar, Tim SAR Sisir Lima Wilayah dan Temukan Lima Jenazah

Pantauan drone BPBD Tanah Datar atas banjir bandang di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kab Tanah Datar. Sungai itu berhulu di Gunung Marapi dengan nama Sungai Malana atau Lona - Image

Pantauan drone BPBD Tanah Datar atas banjir bandang di Simpang Manunggal, Kecamatan Lima Kaum, Kab Tanah Datar. Sungai itu berhulu di Gunung Marapi dengan nama Sungai Malana atau Lona

JawaPos.com - Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap korban hanyut akibat galodo banjir bandang dari lahar dingin Gunung Marapi, Sumatera Barat (Sumbar). Pada hari keempat, Rabu (15/5), Tim SAR gabungan pun menyisir lima wilayah untuk mencari korban hilang.

Dari upaya itu, Tim SAR gabungan sudah berhasil menemukan 59 jenazah. Sementara korban hilang 16 orang masih dalam proses pendataan. “Ini update data hingga pukul 18.00 (kemarin),” kata Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik sebagaimana dilansir Padang Ekspres.

Rabu (15/5), tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan menyisiri 5 wilayah. Yaitu, di Galuang dan Bukik Batabuah (Kabupaten Agam); kawasan Pagu-pagu dan Cubadak (Kabupaten Tanah Datar; dan Sungai Batang Anai (Kabupaten Padang Pariaman).

“Pencarian dilakukan dengan cara menyisiri tempat-tempat rawan dengan panjang area pencarian 20 sampai 50 kilometer,” terangnya. Hasilnya, tim berhasil menemukan lima jenazah di lokasi yang berbeda.

“Pukul 10.00 WIB tim temukan korban bernama Abi Akbar di daerah Sungai Jambu, Kabupaten Tanah datar dan dievakuasi ke RSUD Batusangkar,” ucapnya.

Kemudian, sekira pukul 10.20 WIB, Tim SAR Gabungan menemukan korban berjenis kelamin perempuan bernama Halimah Tusyadiah di Biaro, Candung, Kabupaten Agam. Korban dibawa ke RSUD Dr Achmad Mochtar, Bukittinggi.

“Ditambah sekira pukul 16.20 WIB, tiga korban yang ditemukan Biddokkes Polres Sijunjung di Sungai Kuantan, korban di evakuasi ke RSUD Sijunjung untuk proses Identifikasi,” ungkapnya.

Terpisah, Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan, untuk keluarga terdampak berjumlah 1.543 KK dan 33 orang mengalami luka-luka. Pusdalops dan BPBD setempat masih terus melakukan pengkajian dan pemutakhiran data menyusul masih dilaksanakannya proses pencarian dan evakuasi korban.

“Kami meninjau empat lokasi, masih dalam kondisi tanggap darurat. Sehingga pertama, kami ingin pastikan di lokasi terdampak ini agar kondisi kembali normal. Jadi alat berat kita ingin memastikan sudah bergerak,” ujar Suharyanto.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore