
Pekerja proyek milik Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto sedang melakukan pengaspalan di ruas jalan Wringinrejo-Kedungmaling, Kecamatan Sooko./Khudori Aliandu/Radar Mojokerto
JawaPos.com – Proyek pembangunan infrastruktur di wilayah Kabupaten Mojokerto hingga saat ini terus dikebut oleh Dinas PUPR.
Pihak dinas menargetkan sejumlah proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Mojokerto rampung sebelum musim Lebaran tahun ini.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mojokerto, Rinaldi Rizal Sabirin melalui Kabid Bina Marga, Henri Surya.
Ia mengatakan bahwa proyek infrastruktur berupa pengaspalan sejumlah ruas jalan ini sebelumnya sudah menjalin kontrak dan hingga saat ini masih terus dikerjakan.
Terkait progres pengaspalan Henri juga menyampaikan hingga saat ini setiap progres berjalan dengan bagus. Dikatakan demikian karena progres sejumlah ruas jalan itu kini sudah mencapai di atas 90 persen.
“Bahkan di sejumlah ruas jalan progresnya ada yang di atas 90 persen. Khususnya paket proyek berkonstruksi aspal,” ujarnya seperti dilansir dari Radar Mojokerto (JawaPos Group).
Menurutnya, hal itu seperti yang bisa dilihat pada pemeliharaan ruas jalan Wringinrejo-Kedungmaling, Kecamatan Sooko.
Proyek yang bernilai kontrak sebesar Rp 3,8 miliar ini progresnya belakangan sudah hampir tuntas. Pemeliharaan ruas jalan ini juga rampung lebih cepat dari target awal selama 120 hari.
“Untuk volume pekerjaannya kita targetkan mampu tuntaskan pekerjaan sepanjang satu kilometer dengan lebar jalan sepuluh meter,” kata dia.
Progres pemeliharaan ruas jalan lainnya bisa dilihat pada jalan Modongan-Wringinrejo, Kecamatan Sooko. Dengan nilai kontrak proyek sebesar Rp 2,2 miliar, proyek tersebut saat ini dipastikan juga hampir rampung.
Volume pengerjaan di ruas jalan kedua ini adalah sepanjang 888 meter dengan lebar lima meter. Sementara itu, untuk proyek pemeliharaan ruas jalan selanjutnya yakni Pacing-Pacet kini juga sedang berjalan.
Proyek ini bernilai Rp 4,2 miliar dan sepanjang 1,1 kilometer dengan lebar sepuluh meter.
“Sesuai dengan laporan, rata-rata progres proyek sudah 97-98 persen. Saat ini tinggal mengerjakan finishing saja yaitu menguruk bahu jalan. Termasuk juga pembuatan marka jalan,” imbuhnya.
Menurut Henri, pengerjaan konstruksi aspal memang lebih cepat jika dibandingkan konstruksi beton.
Hal itu lantaran konstruksi aspal lebih praktis yaitu dengan para pekerja melakukan penghamparan dan pemadatan konstruksi saja. Tidak seperti pengerjaan konstruksi cor.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
