Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2024 | 17.43 WIB

Bandara Kediri 100 Persen Siap, Pemprov Jatim Koordinasi ke Pusat Mulai Operasional pada Arus Mudik

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau Bandara Dhoho didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Kediri. - Image

Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono meninjau Bandara Dhoho didampingi Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana di Kediri.

JawaPos.com–Penjabat Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono mengungkapkan kesiapan Bandara Dhoho Kediri untuk beroperasi sudah 100 persen. saat ini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat.

Dia menjelaskan, pemerintah provinsi terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk jadwal operasional Bandara Dhoho Kediri. Diharapkan bisa dimulai pada saat mudik Lebaran 2024.

”Bandara saya melihat kesiapan semua, sudah 100 persen. Kami berusaha secepatnya dioperasikan. Kalau keinginan kami tanggal mudik 5-6 April, mudah-mudahan,” kata Adhy Karyono seperti dilansir dari Antara.

Menurut dia, saat ini, persoalan izin bandara tersebut juga sudah selesai. Selain itu, infrastruktur juga sudah 100 persen. Fasilitas di lokasi tersebut juga tersedia.

Dia mengakui saat ini, untuk moda transportasi darat sudah dibahas. Transportasi tersebut juga diharapkan bisa mendukung terutama daerah-daerah di sekitar bandara.

”Sekarang moda transportasi darat yang harus terkoneksi. Sebelumnya, pemerintah provinsi juga mendukung trayek. Moda transportasi yang terkoneksi dengan lima kabupaten yang menjadi penghubung di bandara,” ujar Adhy Karyono.

Dia menambahkan, sudah ada satu maskapai yang siap beroperasi di Bandara Dhoho Kediri. Izin beroperasi bandara itu sudah turun.

Hingga kini masih belum ada informasi secara resmi terkait dengan jadwal peresmian bandara tersebut. Namun, Adhy Karyono menegaskan, untuk saat ini, yang dibutuhkan adalah operasional terlebih dahulu sebelum peresmian.

”Satu sudah mendapatkan izin. Nanti kami sampaikan lagi, karena saya juga harus menyampaikan ke pusat untuk koordinasi ini cepat beroperasi,” tutur Adhy Karyono.

Gubernur Jatim periode 2019-2024 Khofifah Indar Parawansa sebelumnya juga pernah mengunggah di media sosial Instagram terkait dengan rencana beroperasinya Bandara Dhoho Kediri. Bandara Dhoho Kediri telah mengantongi izin operasional dari Dirjen Kementerian Perhubungan Lalu Lintas Udara dan siap beroperasi penuh pada pertengahan Ramadhan.

Izin penerbangan yang sudah keluar, antara lain Kediri-Jakarta, Kediri-Makassar, Kediri-Bali, Kediri-Palembang, Kediri-Banjarmasin, dan Kediri-Balikpapan. Selanjutnya, juga melayani haji dan umrah.

PT Angkasa Pura I juga telah melakukan uji coba operasional dengan membuka Bandar Udara Dhoho Kediri dan dapat dikunjungi masyarakat umum menjelang dimulainya operasional bandara tersebut dalam waktu dekat. Area yang diperbolehkan dikunjungi masyarakat umum terbatas di sisi luar area terminal penumpang.

Bandara Dhoho Kediri merupakan bandara pertama di Indonesia yang dibangun dengan skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Pembangunannya dilakukan PT Gudang Garam melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama.

Bandara itu memiliki landasan pacu 3.300x60 meter, apron commercial 548x141 meter, apron VIP 221x97 meter, empat taxiway atau jalur perpindahan pesawat yang membentang sepanjang 306 meterx32 meter dan 438 meterx32 meter, dan lahan parkir seluas 37.108 meter persegi.

Di sisi darat, bandara ini memiliki terminal penumpang seluas 18.224 meter persegi berkapasitas 1,5 juta penumpang per tahun. Bandara ini selain ke depan melayani penerbangan internasional, juga untuk haji dan umrah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore