Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 20.21 WIB

Sub PIN Polio di Jawa Timur Capai 105,93 Persen

Pemkot Surabaya gelar putaran pertama SUB Pekan Imunisasi Nasional (SUB PIN) Polio serentak, Senin (15/1). - Image

Pemkot Surabaya gelar putaran pertama SUB Pekan Imunisasi Nasional (SUB PIN) Polio serentak, Senin (15/1).

JawaPos.com–Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyebut, capaian Sub Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio Jawa Timur telah mencapai 105,93 persen. Yakni dengan jangkauan 4.700.636 anak yang telah diimunisasi.

”Berdasar data Dinkes Jatim Per 31 Januari, anak-anak usia 0-7 tahun yang sudah diimunisasi mencapai 4.700.636 atau 105,93 persen. Ini melebihi jumlah sasaran yang telah ditetapkan yaitu 4.437.679 anak,” ujar Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senen  (5/2).

Lebih lanjut disampaikan Gubernur Khofifah, dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur sudah mencapai target minimal lebih besar sama dengan 95 persen. pihaknya akan terus mendorong seluruh kabupaten/kota melakukan Sub PIN Polio hingga mencapai 100 persen.

Dia menjelaskan, pemerintah telah mengupayakan berbagai macam upaya preventif maupun penanganan terhadap polio. ”Dinkes telah melakukan monitoring pelaksanaan sweeping sub PIN putaran pertama sampai dengan 31 Januari,” jelas Khofifah.

Selain itu, lanjut dia, Dinkes Jatim juga akan melakukan Rapid Convenience Assessment (RCA) dari hasil sub PIN putaran pertama mulai 1 – 7 Februari. Selain itu dilakukan rapat evaluasi pelaksanaan sub PIN Putaran 1 pada 2 Februari secara daring bersama Kementerian Kesehatan. Selanjutnya, Dinkes Jatim bersiap untuk melaksanakan Sub PIN Polio putaran kedua yang akan dilaksanakan pada 19 – 25 Februari.

Khofifah meminta masyarakat untuk ikut tanggap menghadapi kemungkinan polio pada masing-masing anak. Sehingga, anak-anak Jatim dapat tumbuh menjadi SDM sehat berprestasi yang tumbuh kembangnya tidak terhalang.

”Saya minta untuk semua orang tua agar memberikan perhatian ekstra. Jangan lupa selalu imunisasi dan rutin memeriksakan buah hati ke layanan kesehatan. Insya Allah dengan ini, anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi membanggakan,” tambah Khofifah.

Khofifah juga menjelaskan bahwa kondisi dua pasien Acute Flaccid Paralysis (AFP) di Madura yang sebelumnya terkena polio sudah dalam kondisi baik. Keduanya berada di bawah pemantauan ketat layanan kesehatan terdekat.

”Jadi Alhamdulillah mereka sudah latihan berjalan. Dilakukan juga pemantauan oleh tenaga puskesmas secara rutin. Insya Allah, kita doakan kedua pasien bisa pulih seperti sedia kala,” tutur Khofifah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore