
Ilustrasi./(Afrizal/JPRK)
JawaPos.com - Meskipun pengadaan tanah tol yang menjadi akses menuju Bandara Dhoho pada tahap I masih belum rampung 100 persen, sebagai salah satu upaya percepatan realisasi akses jalan ke bandar udara, minggu ini pengadaan tanah tahap II sudah dimulai dengan pemasangan patok right of way (RoW) tol.
Sebagai informasi, hingga Minggu (21/1) lalu, proses pengadaan tanah tol akses bandara mencapai 58 persen untuk Kota dan Kabupaten Kediri, dengan rincian bidang tanah yang siap dibangun yakni Kabupaten Kediri 90,35 persen dan Kota Kediri baru 35,40 persen.
Sementara itu, di luar pengadaan tanah tahap I, Tim Pengadaan Tanah (TPT) Jalan Tol Kediri-Tulungagung harus kembali membebaskan 18,5 hektare lahan untuk menunjang akses ke bandara. Pengadaan inilah yang akan dikerjakan pada tahap II.
"Kami yang di Kota Kediri sedang melakukan pematokan RoW (right of way) untuk penlok (penetapan lokasi) tahap II," kata Ketua TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung, Linanda Krisni Susanti, dikutip dari Radar Kediri (Jawa Pos Group) pada Selasa (23/1).
Menurut perempuan yang akrab disapa Nanda ini, di penlok pada tahap II tersebut pengeprasan tanah terjadi di delapan kelurahan Kota Kediri.
Meskipun demikian, pihaknya mengaku akan tetap mendahulukan ruas yang akan menjadi akses ke Bandara Dhoho Kediri, mulai dari Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota, Kelurahan Mojoroto, Gayam, dan Bujel di Kecamatan Mojoroto.
"(Pelaksanaan) pertama akses bandara lagi. Matok-nya juga. Setelah itu melanjutkan sisanya yang di kelurahan lain yang di Kota Kediri sampai ke selatan," lanjutnya.
Nanda juga menyebutkan bahwa pematokan sudah dilakukan di dua kelurahan, yaitu di Kelurahan Bujel dan Gayam. Selanjutnya, TPT baru akan melakukan pematokan di Kelurahan Mojoroto dan Kelurahan Semampir.
"Habis itu nanti dilakukan sosialisasi seperti tahap 1. Setelah sosialisasi, baru nanti warga memasang patok bidang tanahnya," terangnya.
Selain itu, Nanda juga menjelaskan bahwa pemasangan patok bidang tersebut akan diikuti dengan pengukuran tanah.
Ketika ditanya terkait kapan tahap awal pembebasan tanah tersebut selesai, Pejabat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menegaskan bahwa khusus untuk akses ke bandara ditargetkan selesai lebih awal.
Pihaknya optimis bisa menyelesaikan pematokan RoW di empat kelurahan Kota Kediri tersebut paling lambat besok (24/1).
"Selebihnya nanti mengikuti main road, ya. Yang dari utara ke selatan. Itu kalau kami perkirakan kemarin kurang lebih (bisa selesai) 45 hari untuk keseluruhan sampai Kabupaten Tulungagung," tandasnya.
Seperti diketahui sebelumnya, TPT Jalan Tol Kediri-Tulungagung baru saja menyelesaikan musyawarah untuk ratusan bidang di Kelurahan Mojoroto.
Dari 141 bidang yang mengikuti musyawarah tersebut secara bertahap pada pekan kemarin, 78 di antaranya sudah menyetujui pembayaran uang ganti rugi (UGR).

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
