
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor saat mencoba mesin penggilingan padi. (Radar Sidoarjo)
JawaPos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo terus berupaya agar ketersediaan pangan di wilayah setempat dapat terpenuhi dengan baik.
Komitmen tersebut dilakukan secara nyata melalui sarana pendukung dengan menyediakan mesin pengering serta penggilingan padi guna menciptakan ketahanan pangan di wilayah Sidoarjo.
Berkenaan dengan upaya tersebut, Ahmad Muhdlor selaku Bupati Sidoarjo telah meresmikan bangunan dan uji coba mesin pengering (vertical dryer) dengan kapasitas 10 ton serta penggilingan padi atau rice milling unit (RMU) di Desa Simogirang, Kecamatan Prambon.
"Upaya ini untuk menciptakan ketahanan pangan dan kemandirian pangan di Sidoarjo," kata Ahmad Muhdlor dikutip dari Radar Sidoarjo pada Kamis (21/12).
Gus Muhdlor, sapaan akrabnya, mengatakan dengan adanya fasilitas tersebut maka akan tercipta sistem pergudangan yang baik serta proses pengolahan pasca panen yang terintegrasi antara pengering dan penggilingan.
“Pertanian yang baik harus diimbangi dengan teknologi pasca panen yang baik. Peresmian ini adalah tonggak awal Kabupaten Sidoarjo untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, sehingga mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif," paparnya.
Bupati Sidoarjo menuturkan dengan adanya mesin pengering padi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas para petani sekaligus mengefisienkan proses pengeringan padi.
Lebih lanjut, para petani bisa melakukan produksi hingga 10 ton padi dalam satu kali produksi, meskipun cuaca tidak menentu.
"Vertical dryer dengan kapasitas 10 ton diharapkan dapat mengurangi waktu dan biaya proses pengeringan padi, sementara RMU diharapkan dapat mempermudah proses penggilingan padi menjadi beras," ucap Muhdlor.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Sidoarjo, Eni Rustianingsih mengatakan, bantuan mesin pengering, penggilingan padi, serta rumah beras tersebut ditujukan untuk menjaga ketersediaan stok beras tercukupi.
Selain itu, fasilitas yang diberikan untuk para petani tersebut juga diharapkan dapat menjaga stabilitas harga beras agar tetap stabil dan menekan inflasi di wilayah Sidoarjo.
“Saya ingin mesin pengering serta penggilingan padi dapat mengembangkan usaha pangan di desa-desa,” kata Eni Rustianingsih.
“Nantinya, dampak dari bantuan tersebut adalah stok beras menjadi aman hingga pendistribusian, efisiensi waktu saat proses panen, dan dapat menekan anjloknya harga beras untuk kesejahteraan petani,” jelasnya.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
